Breaking News:

Virus Corona Mewabah

KESAKSIAN Jokowi, Sebut Ada 2 WNI, Ibu dan Anak Perempuannya Terinfeksi Virus Corona, Begini Katanya

Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit virus corona.

Istimewa
Presiden Jokowi 

Namun, sebelumnya diberitakan bahwa virus Corona Wuhan yang sebelumnya hanya disebut 2019-nCoV saat ini telah dinamai SARS-CoV-2.

Nama tersebut diberikan oleh Coronavirus Study Group (CSG) dari Komite Internasional untuk Taksonomi Virus atau International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV).

Dalam laporan yang dimuat di bioRxiv, CSG memutuskan nama SARS-CoV-2 untuk virus yang sedang mewabah karena virus ini ditemukan sebagai varian dari virus Corona yang menyebabkan wabah severe acute respiratory syndrom (SARS) pada tahun 2002-2003.

Hal ini mungkin membuat bingung banyak orang akan bedanya virus Corona, SARS-CoV-2 dan Covid-19.

Dijelaskan dalam situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Covid-19 atau Coronavirus disease adalah nama penyakit yang sedang mewabah saat ini.

Sementara itu, SARS-COV-2 adalah nama virus yang menyebabkan Covid-19.

Kemudian, virus Corona atau Coronavirus adalah kelompok virus yang menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari batuk pilek biasa hingga SARS dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV).

Untuk strain baru yang belum pernah diidentifikasikan sebelumnya pada manusia, diberikan istilah novel Coronavirus (nCOV) seperti nama lama SARS-CoV-2 yaitu 2019-nCOV.

Seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (23/2/2020), pasien yang dinyatakan positif virus Corona adalah pria berusia 60-an tahun yang bekerja sebagai staf fasilitas perawatan lansia.

Pria ini sempat mengunjungi sebuah institusi kesehatan pada 12 Februari 2020 setelah mengalami "gejala-gejala seperti flu".

Setelah diperiksa, dia kembali ke rumah karena tidak didiagnosis mengidap pneumonia.

Melansir BBC Indonesia, Minggu (23/2/2020), NHK tidak melaporkan secara rinci ke mana saja pria itu bepergian selama di Indonesia.

Informasi ini dinilai penting bagi pihak Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia.

Penjelasan Kemenkes soal Anies

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan Jenderal dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto angkat bicara soal ucapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut 115 orang dalam pemantauan dan 32 orang di DKI sedang diawasi terkait virus Corona.

Yuri menegaskan jumlah orang yang disebut Anies tersebut belum terbukti terjangkit atau positif mengidap virus Corona.

"Itu kan orang dalam pemantauan, hanya dipantau saja gitu," kata Yuri pada Kompas.com, Senin (2/3/2020).

Yuri menjelaskan, pemantauan dan pengawasan adalah hal yang biasa dilakukan Kemenkes terhadap orang yang baru saja pulang dari negara atau lokasi terdampak covid-19 (Coronavirus disease).

Sehingga dia meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

"Karena dia berasal dari negara yang sudah ada endemiknya nah apabila orang dalam pemantauan ini nanti jatuh sakit maka kita masukan sebagai pasein dalam pengawasan," ungkapnya.

"Nah pasien dalam pengawasan ini lah yang kemudian kita akan cari riwayat kontaknya. Di antara mereka ini lah yang kemudian kita periksa spesimennya," jelas Yuri.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hingga kini belum ada pasien yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 atau virus Corona di DKI Jakarta.

Menurut Anies, tercatat 115 orang dalam pemantauan dan 32 orang dalam pengawasan yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

Pasien yang berada dalam pemantauan dan pengawasan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE).

Mereka dipantau dan diawasi karena memiliki gejala awal dan riwayat perjalanan dari negara terjangkit virus Corona.

"Di DKI ada 115 orang yang dalam pemantauan dan ada 32 orang pasien dalam pengawasan. Ini semua mengikuti kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan," kata Anies di kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BREAKING NEWS: Jokowi Umumkan Dua Orang di Indonesia Positif Corona" DAN  "Kemenkes: Orang yang Dipantau dan Diawasi di DKI Belum Terbukti Positif Virus Corona"

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved