Pilkada Indramayu 2020

Balon Bupati Nina Agustin Sebut Pilkada Indramayu Harus Dijadikan Ajang Saling Membangun

Situasi politik yang kerap kali memanas menjadi sorotan dari Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Nina Agustin Da'i Bachtiar

ISTIMEWA
Bakal Calon Bupati Indramayu, Nina Agustin Da'i Bachtiar 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Situasi politik yang kerap kali memanas menjadi sorotan dari Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Nina Agustin Da'i Bachtiar.

Bakal calon yang mendaftar melalui PDI Perjuangan itu menyoroti, akibat fanatisme yang berlebihan banyak ujaran kebencian yang menjatuhkan kubu lawan bertebar luas di masyarakat, terutama di media sosial.

"Hati-hati bermedia sosial, sudah bukan zamannya lagi saling menjatuhkan calon pemimpin. Kita tidak tahu orang yang kita jelekan itu bisa saja kelak jadi pemimpin kita," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (2/3/2020).

BREAKING NEWS: Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Embung Desa Sidamulya Kuningan

Dirinya mengatakan, semua calon yang mendaftar dalam Pilkada Indramayu 2020 memiliki tujuan dan visi misi yang baik untuk kemajuan daerah.

Para Bakal Calon yang tergabung dalam Partai Koalisi Perubahan Indramayu saat berziarah di Makam Raden Bagus Aria Wiralodra, Sabtu (29/2/2020).
Para Bakal Calon yang tergabung dalam Partai Koalisi Perubahan Indramayu saat berziarah di Makam Raden Bagus Aria Wiralodra, Sabtu (29/2/2020). (ISTIMEWA)

Mereka rela berkorban waktu, tenaga, bahkan harta demi terwujudnya cita-cita Kabupaten Indramayu yang jauh lebih baik.

Dalam hal ini putri mantan Kapolri Jenderal Pol Purn Da'i Bachtiar itu mengajak masyarakat bisa lebih bijak dalam menentukan dukungan bagi pasangan calon yang akan bertarung.

Ayu Ting Ting Terkejut Dengar Warga Depok Terinfeksi Virus Corona, Dia Kan Tinggal di Depok Juga

DAFTAR Rumah Sakit Rujukan Untuk Pasien Corona di Indonesia, Tersebar di 32 Provinsi

Masyarakat bisa melakukannya dengan memilah kualitas dan rekam kerja setiap calon sebagai bahan pertimbangan memilih.

Hal tersebut lebih efektif dalam menciptakan Kabupaten Indramayu yang maju dan sejahtera ketimbang mesti menjatuhkan calon yang tidak sesuai keingin dengan ujaran kebencian yang menjatuhkan.

"Tapi dilihat rekam keunggulannya apa, saya unggulnya apa, pak Juhadi apa, dan lain-lain. Jangan justru dijelekan. Hormati dan nanti akan terbentuknya perubahan yang jauh lebih baik," lanjut dia.

Virus Corona Masuk ke Indonesia, Peneliti UNS Siapkan Jahe Merah untuk Perkuat Kekebalan Tubuh

Tidak hanya itu, ditegaskan bakal calon yang berlatar belakang sebagai auditor bidang hukum dan likuidator itu, Pilkada Indramayu ini mesti dijadikan sebagai proses membangun daerah bukan sebagai ajang persaingan memperebutkan kekuasaan.

Hal ini dibuktikan dengan digelarnya ziarah ke Makam Raden Bagus Aria Wiralodra di Jalan Murahnara, Sindang pada Sabtu 29 Februari 2020 kemarin.

Nina Agustin Da'i Bachtiar bersama 9 bakal calon lainnya yang tergabung dalam partai Koalisi Perubahan Indramayu meminta doa restu dari leluhur atau pemimpin pertama Kabupaten Indramayu tersebut.

Lebih dari 50 Warga Depok Terindikasi Corona, Lakukan Kontak Langsung dengan 2 Pasien Positif Corona

"Semoga Pilkada Tahun 2020 ini selalu membawa kedamaian, tidak saling menghujat, kita saling support, dan tonjolkan kebaikan dari semua Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved