Breaking News:

Virus Corona

Presiden Wilayah atau Gubernur Veneto Italia Sebut Orang China Makan Tikus Hidup Picu Virus Corona

Gubernur Luca Zaia menyesalkan standar kebersihan China yang buruk itu sehingga memicu munculnya Virus Corona.

dailymail
Presiden Wilayah atau Gubernur Veneto (Italia), Luca Zaia, meminta maaf karena mengatakan bahwa orang China 'memakan tikus hidup' dan memiliki standar kebersihan yang lebih buruk. Foto tahun 2017. 

"Ini adalah fakta budaya bahwa Cina telah membayar mahal untuk epidemi ini karena kita telah melihat mereka semua memakan tikus hidup atau hal-hal seperti itu." ujarnya.

Kata-katanya menyengat kedutaan China di Roma, Italia.

"Pada saat yang genting seperti ini, ketika China dan Italia berdiri berdampingan untuk menangani epidemi ini, seorang politisi Italia tidak menghindar untuk memfitnah orang-orang China.

"Ini serangan serampangan yang membuat kami terpana," tulis Kedubes China melalui akun Facebook.

Lawan politik Luca Zaia juga mengecam komentarnya, dengan mengatakan mereka akan merusak hubungan kedua negara.

Gubernur Veneto, yang merupakan anggota partai Liga sayap kanan, mengatakan tidak bermaksud melakukan pelanggaran.

Gubernur Veneto Italia, Luca Zaia, sebut orang China biasa makan tikus hidup.
Gubernur Veneto Italia, Luca Zaia, sebut orang China biasa makan tikus hidup. (@zaiaufficiale)

“Kata-kata saya keluar dengan buruk, saya setuju. Jika ada yang tersinggung, saya minta maaf," katanya kepada surat kabar Corriere della Sera pada hari Sabtu.

"Saya ingin mengatakan bahwa dalam hal kesehatan dan keamanan pangan, kontrol berubah dari satu negara ke negara lain." katanya.

Virus Corona baru muncul pada akhir tahun 2019 di kota Wuhan di China.

Para ilmuwan meyakini bahwa virus itu mungkin menular ke manusia dari binatang di pasar lokal tempat dijualnya kelelawar, ular, dan satwa liar lainnya.

Halaman
123
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved