Virus Corona

Presiden Wilayah atau Gubernur Veneto Italia Sebut Orang China Makan Tikus Hidup Picu Virus Corona

Gubernur Luca Zaia menyesalkan standar kebersihan China yang buruk itu sehingga memicu munculnya Virus Corona.

dailymail
Presiden Wilayah atau Gubernur Veneto (Italia), Luca Zaia, meminta maaf karena mengatakan bahwa orang China 'memakan tikus hidup' dan memiliki standar kebersihan yang lebih buruk. Foto tahun 2017. 

TRIBUNCIREBON.COM - Pernyataan menggemparkan disampaikan Presiden Veneto Italia yang menyebut standar kebersihan China rendah dan makan tikus hidup picu Virus Corona.

Presiden Wilayah Veneto atau Gubernur Veneto Italia sebut orang China jorok.

Gubernur Veneto Luca Zaia sebut orang China biasa makan tikus hidup-hidup.

Gubernur Luca Zaia menyesalkan standar kebersihan China yang buruk itu sehingga memicu munculnya Virus Corona.

Pernyataan Luca Zaia itu kemudian menjadi viral dan mendapat komentar pro dan kontra. 

Veneto adalah salah satu daerah yang paling parah dilanda wabah virus corona di Italia.

Ini Penjelasan Soal 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia

Gubernur Luca Zaia pada hari Sabtu meminta maaf karena mengkritik China atas penularan dan mengatakan orang-orang China 'memakan tikus hidup'.

Luca Zaia telah menyalahkan Tiongkok atas gejolak di Italia, yang telah menyebabkan setidaknya 21 kematian.

Luza Zaia mengatakan bahwa tidak seperti orang Italia, orang Cina tidak memiliki standar kebersihan yang baik.

"Higiene yang dimiliki orang-orang kami, Venesia dan warga Italia, pelatihan budaya yang kami miliki, adalah sering mandi, mencuci, mencuci tangan," kata Zaia dalam wawancara televisi Antenna 3-Nord Est TV, Jumat.

Petugas medis di Tiongkok bekerja di sebuah rumah sakit darurat di Wuhan, China, pada 17 Februari 2020. Wuhan adalah daerah terparah terpapar Virus Corona.
Petugas medis di Tiongkok bekerja di sebuah rumah sakit darurat di Wuhan, China, pada 17 Februari 2020. Wuhan adalah daerah terparah terpapar Virus Corona. (AFP/dailymail)
Halaman
123
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved