Evakuasi WNI Kru Diamond Princess

Akan Mendarat di Bandara Kertajati, WNI yang Dievakuasi dari Kapal Diamond Princess Dinyatakan Sehat

Muhadjir Effendy mengatakan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Kapal Diamond Princess ke Indonesia sudah dinyatakan sehat.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy saat konferensi pers di Bandara Kertajati 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mengatakan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Kapal Diamond Princess ke Indonesia sudah dinyatakan sehat.

Seluruh WNI tersebut telah mendapatkan sertifikat status sehat dari otoritas Jepang.

"Jadi mereka yang berangkat ini (ABK) yang sekarang dievakuasi sebetulnya telah mendapatkan sertifikat status sehat dari otoritas Jepang. Karena kalau dia tidak sehat, tidak boleh dievakuasi ini yang perlu saya tegaskan," ujar Muhadjir saat konferensi pers di Bandara Kerjataji, Minggu (1/3/2020).

Menurut Muhadjir, WNI yang dinyatakan sakit, tidak iizinkan untuk dievakuasi.

Namun, para WNI yang dievakuasi tersebut akan dites ulang dengan standar dan fasilitas yang dimiliki oleh laboratorium penelitian penyakit infeksi Kementerian Kesehatan.

"Kalau dia sakit, sakit apapun, itu tidak boleh dievakuasi. Yang boleh dievakuasi berarti dia telah dinyatakan sehat."

"Namun demikian kita juga akan memperdalam, mempercermati lagi sesuai dengan perintah bapa presiden harus dengan segala kehati-hatian. Maka nanti mereka juga akan dites ulang dengan standar dan fasilitas yang dimiliki oleh laboratorium penelitian penyakit infeksi Kementrian Kesehatan," ucapnya.

Muhadjir menambahkan, jumlah WNI yang dievakuasi bertambah 1 orang yang semula 68 orang.

Hal itu, lantaran yang bersangkutan telah dinyatakan sembuh dan langsung ikut bersama rombongan lain.

"Kemudian anak buah kapal yang akan dievakuasi sebanyak 69 orang. Semula 68 ditambah 1 karena ada yang semula sakit dan sudah dinyatakan sembuh dan kemudian dia ikut bersama-sama yang lain. Terdiri dari 2 wanita dan 67 laki-laki, kemudian didampingi nanti juga masih ada 11 kru dan 12 tim pendamping. Jadi total 92 orang," kata Muhajir.

Diketahui, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan Panglima TNI, pesawat Garuda Indonesia Airbus A330 akan membawa Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess dari Yokohama, Jepang.

Rencananya, pesawat tersebut akan mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sekitar pukul 23.00 WIB.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved