Tanggul Sungai Cimanuk di Rengas Payung Indramayu Terus Ambles, Berisiko Jebol Jika Tak Diperbaiki

Tamrin mengatakan, tanggul tersebut terus bergerak turun walau sudah direvitalisasi pada 20 Desember 2019 lalu.

Tanggul Sungai Cimanuk di Rengas Payung Indramayu Terus Ambles, Berisiko Jebol Jika Tak Diperbaiki
Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Rumah warga di sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang retak-retak akibat fenomena amblesnya tanah di tanggul di Blok Rengas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tanggul di aliran Sungai Cimanuk di Blok Rengas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu yang ambles berisiko jebol jika tidak ditangani dengan serius.

Hal tersebut disampaikan Ketua Rw 05 Desa Rengas Payung, Tamrin saat ditemui Tribuncirebon.com di lokasi amblesnya tanah, Jumat (28/2/2020).

Tamrin mengatakan, tanggul tersebut terus bergerak turun walau sudah direvitalisasi pada 20 Desember 2019 lalu.

Kini amblesnya tanah semakin mengkhawatirkan.

Tanah itu sudah turun hingga kedalaman 1,1 meter.

"Sudah pada rusak, rumah warga, kandang kambing. Pokoknya sangat merugikan warga," ujar dia.

Kendati demikian, Tamrin tidak bisa memastikan berapa centimeter penurunan tanah setiap harinya.

Hanya saja, setiap kali debit ari Sungai Cimanuk meninggi akibat hujan deras, tanah tanggul ikut tergerus dan ambles.

Dirinya berharap pemerintah cepat tanggap dan serius menangani bencana amblesnya tanah di tanggul desa setempat.

Rohayani Tergopoh Sambil Menahan Perut Besarnya, Ia Lahirkan Bayi Perempuan di Planetarium Jakarta

VIRAL Video Dodit Cium Tangan Ariel Tatum Bikin Ariel Salah Tingkah di Atas Panggung, Tersipu Malu

Pasalnya, jika tidak segera dibenahi ada ratusan rumah warga yang terancam hancur dan tenggelam jika tanggul semakin kritis dan jebol.

Selain itu, warga juga meminta lahan kosong yang berada di seberang sungai segera dikeruk sebagaimana yang dijanjikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung kepada warga.

Jika Sungai Cimanuk sudah lebih lebar, masyarakat menilai hantaman air pada tanggul sungai di Blok Rengas Payung bisa sedikit diminimalisir.

"Harapan warga jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya air Sungai Cimanuk meluap, ya sudah sekitar 200 kk di sini tenggelam semua," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved