Breaking News:

Nuryaman Harus Rela Kehilangan Dapurnya yang Hancur Akibat Amblesnya Tanah di Tanggul Sungai Cimanuk

Nuryaman (49) harus rela kehilangan bagian rumahnya yang hancur akibat turunnya tanah tanggul Sungai Cimanuk

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Rumah Nuryaman (49) warga Blok Rengas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INRDRAMAYU - Nuryaman (49) harus rela kehilangan bagian rumahnya yang hancur akibat turunnya tanah tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Pantauan Tribuncirebon.com, dapur miliknya hancur pascafenomena penurunan tanah tanggul tersebut.

Kenali 6 Titik Sensitif Pria Yang Perlu Disentuh, Suami Anda Dijamin Puas di Atas Ranjang

"Dulunya ini dapur, sekarang sudah tidak punya dapur lagi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di lokasi amblesnya tanah, Jumat (28/2/2020).

Nuryaman mengatakan, untuk keperluan memasak ia terpaksa menjadikan bagian rumah bagian belakang miliknya (di samping kamar mandi) sebagai dapur dadakan.

"Masak sambil sempit-sempitan, buat jalan saja susah karena sempit," ucapnya.

VIDEO - 330 CPNS Pemkab Majalengka Akhirnya Sah Jadi PNS, Mulai 1 Maret Terima Gaji 100 Persen

Ia juga mengatakan, istrinya yang biasa berjualan kerupuk kini harus menganggur sejak beberapa bulan lalu akibat tidak memiliki dapur.

Padahal jika momen-momen mendekati bulan Ramadhan dan Idul Fitri sekarang ini banyak pesanan yang berdatangan.

"Sekarang juga masih banyak yang minta, tapi bagaimana sudah tidak punya dapur," ujarnya.

Akibat Amblesnya Tanah di Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu, Rumah-rumah Warga Hancur Sebagian

Nuryaman mengakui tidak berani merenovasi rumahnya karena akan kembali rusak jika penanggulangan bencana amblesnya tanah tidak ditanggapi serius oleh pemerintah.

"Percuma, tetangga saja yang dibuatkan MCK baru oleh desa baru satu mingguan sudah mau rusak, pondasinya sudah terlihat," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tanah tanggul Sungai Cimanuk di desa setempat terus mengalami penurunan.

Berbekal Jenglot, Perampok di Bandung Ini Dihajar oleh 10 Orang, Aneh Wajahnya Enggak Babak Belur

Padahal tanggul itu pernah diperbaiki pada 20 Desember 2019 lalu.

Namun, fenomena amblesnya tanah masih terus terjadi. Kini tanah tanggul tersebut sudah ambles hingga kedalaman 1,1 meter.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved