Banjir Terjang Jatinangor, Air Merendam Rumah Sampai Atap, Longsor Terjadi di Beberapa Tempat

Hujan yang terus mengguyur menyebabkan Sungai Cikeruh meluap sehingga air masuk ke permukiman warga.

TribunJabar.id/Selli Andina Miranti
Banjir merendam permukiman dan toko-toko di Jatinangor, Jumat (28/2/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Banjir dengan ketinggian lebih dari 1 meter merendam kawasan padat penduduk di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (28/2/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Banjir merendam Desa Sayang dan Desa Cikeruh dengan ketinggian air paling parah terjadi di Dusun Taraju, RT 03/09, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor.

Di Dusun Taraju, air merendam sejumlah rumah warga hingga atap genteng.

Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Kamis (28/2/2020) hingga Jumat, hari ini.

Hujan yang terus mengguyur menyebabkan Sungai Cikeruh meluap sehingga air masuk ke permukiman warga.

Warga sekitar Noneng (49) mengatakan, banjir besar seperti ini baru kali pertama terjadi. Rumah Noneng sendiri terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter.

"Dari kemarin hujan besar, terus-terusan hujan. Air sungai (Cikeruh) meluap masuk ke rumah kami. Saat lihat air besar, barang-barang sudah kami amankan, sempat panik juga tadi," ujar Noneng kepada Kompas.com di lokasi, Jumat sore.

Warga lainnya, Yusmawati (35) mengaku panik begitu air masuk ke rumahnya. "Iya, biasanya tidak sampai ke rumah seperti sekarang. Tadi panik, buru-buru amanin barang berharga ke tempat aman. Baru kali ini banjir seperti ini," tutur Yusmawati kepada Kompas.com di sekitar rumahnya.

Bu Eti Asal Ciamis Kawin Lagi, 3 Anak Gadisnya Juga Nikah, Gelar Resepsi Bersama di Lapangan Bola

12 Tahun Tety Asal Kuningan Tubuhnya Kaku Seperti Pohon, Mau Berobat ke Dokter Enggak Punya Duit

Rohayani Tergopoh Sambil Menahan Perut Besarnya, Ia Lahirkan Bayi Perempuan di Planetarium Jakarta

Sementara itu, Kanit Intel Polsek Ucu Abdurahman meminta warga tidak panik dan tetap waspada.

"Memang banjir seperti ini baru kali ini terjadi di wilayah ini. Kami turun membantu warga yang terjebak banjir sambil mengimbau agar warga tetap tenang dan senantiasa waspada," kata Ucu.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved