Isu Penangguhan Sementara Jamaah Umrah Tak Berpengaruh bagi Masyarakat Indramayu

Banyaknya beredar terkait isu penangguhan sementara bagi para jamaah yang ingin berangkat umrah rupanya belum berpengaruh di Kabupaten Indramayu.

Isu Penangguhan Sementara Jamaah Umrah Tak Berpengaruh bagi Masyarakat Indramayu
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Indramayu, Munir Huda, Kamis (21/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Banyaknya beredar terkait isu penangguhan sementara bagi para jamaah yang ingin berangkat umrah rupanya belum berpengaruh di Kabupaten Indramayu.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Indramayu, Munir Huda mengatakan, hingga saat ini pelayanan rekomendasi masyarakat yang ingin berangkat umrah masih berjalan normal.

"Jadi kita belum berdampak, buktinya sampai saat ini kami masih merekom beberapa orang yang ingin berangkat umrah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Terpadu (PUSPIHAT) Kemenag Indramayu, Kamis (27/2/2020).

Munir Huda tidak menjelaskan secara detail berapa jamaah umrah asal Kabupaten Indramayu yang terancam berangkat umrah, karena belum bisa diprediksi.

Hanya saja, dirinya menegaskan pelayanan rekomendasi hingga saat ini belum mengalami kendala.

"Kalau belum ada imbauan kepada kami di Kabupaten Kota belum ada dampaknya," ucapnya.

Selain itu, disampaikan Munir Huda, pihaknya juga tengah konsen dengan persiapan pemberangkan haji di tahun 2020.

Rencananya kuota haji di Kabupaten Indramayu untuk tahun 2020, yakni sekitar 1.800 jamaah.

Seperti diberitakan sebelumnya, isu penangguhan sementara bagi para jamaah sudah banyak beredar di media sosial.

Penangguhan tersebut dikarenakan pemerintah Pemerintah Arab Saudi  menghentikan sementara waktu kegiatan umrah.

Hal itu sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 di negara itu.

Hanya saja, disampaikan Munir Huda, masayarakat tidak perlu khawatir dan menunggu keputusan dari pusat.

"Kami masih menunggu keputusan dari pusat, masyarakat juga minta bersabar dan tidak perlu resah," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved