Maling Motor di Cirebon Ditangkap

BREAKING NEWS: Polres Cirebon Kota Ringkus Komplotan Maling Spesialis Motor

Petugas Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota meringkus komplotan maling spesialis sepeda motor.

ISTIMEWA
Barang bukti berupa Kunci T yang diamankan petugas Polres Cirebon Kota dari komplotan maling spesialis motor, Kamis (27/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota meringkus komplotan maling spesialis sepeda motor.

Bahkan, petugas juga menghadiahi timah panas kepada salah satu anggota komplotan tersebut.

Siap-siap! Ada Pemadaman Listrik di Kuningan, Kamis 27 Februari 2020, Cek Jadwalnya di Sini

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, mengatakan, hal itu dikarenakan pelaku memberikan perlawanan saat akan diamankan.

"Kami terpaksa melakukan tidakan tegas dan terukur karena yang bersangkutan berupaya melawan petugas," ujar Syamsul Huda kepada Tribuncirebon.com, Kamis (27/2/2020).

Ia mengatakan, ada dua anggota komplotan pencuri spesialis sepeda motor yang dibekuk jajarannya.

BREAKING NEWS Akibat Hujan Deras Ratusan Makam di Blok Curug Indramayu Terendam Banjir

Masing-masing berinisial K (40) dan S (16). Keduanya merupakan warga Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Menurut dia, keduanya telah melakukan aksi pencurian sepeda motor di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

"Tapi masih kami dalami, karena banyak masyarakat yang resah dan melaporkan kasus kehilangan motor," kata Syamsul Huda.

Lokasi Layanan Samsat Keliling dan Samsat Gendong Kota Cirebon Kamis 27 Februari 2020

Syamsul mengatakan, hingga kini para pelaku juga masih diperiksa secara intensif oleh jajarannya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku mengakui telah beraksi sebanyak delapan kali di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Ditinggal Sendiri Mamah Muda Ini Nyaris Dirudapaksa oleh Maling yang Dobrak Masuk Rumahnya

Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa kunci T, dua unit sepeda motor diduga hasil kejahatan, dan lainnya.

"Para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal lima tahun penjara," ujar Syamsul Huda.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved