Sudah 2 Hari Ribuan Rumah di Desa Eretan Indramayu Terendam Banjir, Warga Ogah Mengungsi

Ribuan rumah di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu masih terendam banjir hingga Rabu (26/2/2020).

Sudah 2 Hari Ribuan Rumah di Desa Eretan Indramayu Terendam Banjir, Warga Ogah Mengungsi
Istimewa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu saat melakukan assement di wilayah terdampak banjir di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ribuan rumah di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu masih terendam banjir hingga Rabu (26/2/2020).

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, terdapat sebanyak 1.395 rumah serta sebanyak 6.185 jiwa yang terdampak bajir.

Banjir tersebut diketahui sudah merendam ribuan rumah di Desa Eretan sejak hujan deras yang melanda Kabupaten Indramayu pada Senin (24/2/2020) kemarin.

"Penyebabnya dari limbasnya Sungai Cilalanang dan Sungai Perawan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

A Fatah menjelaskan, banjir tidak kunjung surut karena wilayah itu masih diguyur hujan deras dan adanya banjir kiriman dari daerah hulu sungai.

Kini ketinggian air masih tinggi, yakni sekitar 30-40 centimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu saat melakukan assement di wilayah terdampak banjir di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/2/2020).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu saat melakukan assement di wilayah terdampak banjir di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/2/2020). (Istimewa)

 VIDEO Tanggul Sungai Cimanuk di Indramayu Longsor di 2 Titik, Setengah Badan Jalan Hancur

 Longsor di Desa Pagedangan Indramayu Ancam Rumah Warga, Setengah Badan Jalan Utama Desa Tergerus

Adapun untuk banjir-banjir di daerah lainnya, seperti di Bongas, Patrol, dan sekitarnya disebutkan dia sudah mulai surut.

"Cuma di Eretan saja yang sekarang masih tinggi," ujar dia.

Kendati demikian, warga setempat, ucap A Fatah, enggan untuk diungsikan meski sudah berhari-hari terendam banjir.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved