Razia ODOL di Tol Palikanci

Jasa Marga Sebut Truk ODOL Jadi Biang Kerok Meningkatnya Biaya Perawatan Tol Palikanci Cirebon

Jasa Marga menyebut truk over dimension and over load (ODOL) membuat biaya perawatan Tol Palimanan - Kanci (Palikanci) meningkat.

Jasa Marga Sebut Truk ODOL Jadi Biang Kerok Meningkatnya Biaya Perawatan Tol Palikanci Cirebon
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas saat memeriksa kendaraan besar dalam Razia ODOL di Rest Area KM 2018 Tol Palikanci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jasa Marga menyebut truk over dimension and over load (ODOL) membuat biaya perawatan Tol Palimanan - Kanci (Palikanci) meningkat.

//

Pasalnya, truk yang muatannya melebihi kapasitas maksimal itu membuat ruas tol rawan amblas.

Akibatnya, jalan pun menjadi berlubang dan konturnya menjadi bergelombang meski nantinya sudah diperbaiki.

Petugas saat memasang stiker khusus sebagai tanda kelebihan muatan di truk yang terjaring razia ODOL di Rest Area KM 2018 Tol Palikanci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020).
Petugas saat memasang stiker khusus sebagai tanda kelebihan muatan di truk yang terjaring razia ODOL di Rest Area KM 2018 Tol Palikanci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

"Perbaikan jalan itu kan butuh biaya, kalau terlalu sering akan membengkak (biayanya)," kata Kepala Manajemen Lalulintas Area 2 Seksi Semarang - Cirebon Jasa Marga Transjawa Toll, Agus Hartoyo, saat ditemui usai Razia ODOL di Rest Area KM 2018 Tol Palimanan - Kanci (Palikanci), Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020).

Membela Temannya Yang Disebut Sebagai Pembawa Virus Corona, Wanita Ini Kena Tinju Hingga Gegar Otak

Ia mengatakan, perbaikan ruas jalan Tol Palikanci selama 2018 mencapai Rp 67 miliar.

Sementara pada 2019 total biaya perawatan jalan Tol Palikanci mencapai Rp 51 miliar.

Padahal, menurut Agus, biaya perawatan jalan tol sepanjang 26,3 kilometer itu normalnya hanya Rp 10 miliar pertahun.

Jika Terpilih Jadi Bupati, Dedi Rohendi Bakal Ganti Kepala Dinas yang Tidak Berkompeten

"Itu biaya normal sesuai perhitungan kami, karena dilintasi truk ODOL secara terus-menerus sehingga anggarannya jadi lebih besar," ujar Agus Hartoyo.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved