Pilkada Indramayu 2020

Dedi Rohendi Bakal Soroti Minimnya Wisatawan di Indramayu, Sebut Perlu Maksimalkan Potensi Indramayu

Persoalan minimnya wisatawan di Kabupaten Indramayu menjadi sorotan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Golkar Dedi Rohendi.

ISTIMEWA
Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Dedi Rohendi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU -Persoalan minimnya wisatawan di Kabupaten Indramayu menjadi sorotan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Golkar Dedi Rohendi.

Sebelum mencalonkan diri dalam Pilkada Indramayu 2020, Dedi Rohendi sendiri diketahui merupakan mantan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu dan Staf Ahli Bupati bidang SDM.

Jika Terpilih Jadi Bupati, Dedi Rohendi Bakal Ganti Kepala Dinas yang Tidak Berkompeten

"Sekarang dengan adanya Tol Cipali memang ada dampak positif dan negatifnya, tapi negatifnya ini sangat dirasakan sekali di Indramayu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Rumah Sakit Mitra Plumbon Kabupaten Indramayu, Rabu (26/2/2020).

Hal ini pula yang mengakibatkan sejumlah objek wisata, kuliner, serta hotel-hotel di Kabupaten Indramayu kurang terjual kepada publik.

Meski belum memiliki program khusus untuk membenahi persoalan tersebut.

Remaja di Yogyakarta Gauli 6 Kekasihnya sampai Salah Satu Hamil, Pakai Modus Rayuan Maut

Namun, dirinya berpendapat, landmark atau ciri khas Kabupaten Indramayu mesti didorong semaksimal mungkin untuk dijual kepada publik.

Kabupaten Indramayu disebutkan Dedi Rohendi memiliki potensi yang melimpah dan ikonik, seperti pulau biawak, mangga agrimania, ikan gombyang, dan masih banyak lagi.

Dalam hal ini perlu adanya campur tangan pemerintah dalam mendongkrak semua potensi itu untuk dijual.

Dedi menyebut, keterlibatan pemerintah dalam menjual semua keunikan di Kabupaten Indramayu sangat tidak optimal atau hanya sekitar 20 persen saja.

Cinta Ditolak, Agus Coba Rudapaksa Gadis Tetangga, Berharap Si Cewek Hamil, Nanti Menikah Dengannya

Ia mencontohkan, jika Kabupaten Indramayu kreatif, semua potensi itu bisa memiliki nilai jual tinggi, seperti membuat perkebunan mangga yang dilengkapi sejumlah fasilitas seperti para pengunjung bisa memetik buahnya langsung di kebun, dan lain sebagainya.

"Misalnya sekarang bikin waterboom. Menurut saya itu tidak cocok di Indramayu, di setiap daerah ada. Kita jangan turut-turut seperti itu, yang ngak ada di daerah lain baru kita buat," ujarnya.

Dirinya meyakini jika semua itu bisa diterapkan maka dampak dari adanya Tol Cipali yang membuat minimnya kunjungan ke Kabupaten Indramayu bisa dibenahi.

Video Kocak Warga Menikmati Suasana Banjir di Jakarta Sekitar, Main Tik Tok hingga Perosotan Dadakan

Para pengunjung akan berdatangan karena keunikan yang dimiliki Kabupaten Indramayu.

"Balik lagi ini, karena saya melihat suatu organisasi dilihat dari SDMnya harus dikelola oleh orang yang sesuai dengan kompetensi dibidangnya masing-masing," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved