Breaking News:

Human Interest Strory

Tinggal di Rumah Tak Layak Huni & Sering Banjir, Nenek 76 Tahun Rawat Cucunya yang Gangguan Mental

Tapi keadaan bangunannya mengkhawatirkan. Atapnya seperti akan roboh, lantai terlihat kotor

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
Edah (76), warga Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, tinggal bersama anak dan cucunya di rumah yang tak layak huni. 

Menurut Edah, cucunya itu berobat sebulan sekali  ke Cisarua, dibawa oleh orang puskesmas

"Sekarang rutin berobat, sudah beberapa tahun," kata dia. 

Mata Edah terlihat berkaca-kaca, saat disinggung soal pembuatan MCK oleh komunitas Munding Dongkol, Sabtu lalu. 

"Iya ini dibuatkan MCK ti nu balageur (dari orang-orang baik, hatur nuhun pisan emak mah ngan ukur bisa ngadoakeun hungkul, (terima kasih banyak emak hanya bisa mendoakan)," kata dia.

MCK tersebut memang sudah lama Edah inginkan. Bertahun-tahun lamanya, jika ingin ke MCK, Edah dan keluarganya harus menumpang ke tetangganya. Untungnya Edah memiliki tetangga yang baik.

"Nya dulu kalau mau ke air ya numpang, ke tetangga, rumah ini rumah itu, alhamdulillah sekarang udah punya MCK," ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Siang itu seorang warga yang sering membantu Edah terlihat memperbaiki dapur milik Edah yang berantakan olh tumpukan kayu bakar. Warga itu juga memasangkan batu bata sumbangan dari Polsek Dayeuhkolot.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved