Breaking News:

Kawasan Situs Matangaji Disebut Bekas Gudang Senjata Era Penjajahan, Pernah Ditemukan Granat Nanas

Kurdi yang sejak kecil tinggal di daerah tersebut mengaku sering kali menemukan peluru dan granat nanas.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Pengurus Situs Matangaji, Kurdi, saat menunjukkan lokasi situs yang terimbun urukan di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Situs Matangaji merupakan peninggalan Sultan Sepuh V, Sultan Matangaji, yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Menurut Pengurus Situs Matangaji, Kurdi (58), kawasan situs tersebut merupakan bekas gudang senjata pejuang kemerdekaan.

PASUTRI di Brebes Sekap Siswi SMP Untuk Main Bertiga, Korban Dipaksa Suntik KB Agar Tak Hamil

Bahkan, Kurdi yang sejak kecil tinggal di daerah tersebut mengaku sering kali menemukan peluru dan granat nanas.

"Waktu kecil menemukan peluru di kebun atau tepi sungai itu sudah jadi hal biasa," kata Kurdi kepada Tribuncirebon.com, Jumat (21/2/2020).

Ia mengatakan, saat kecil belum mengerti bahwa benda yang ditemukannya itu merupakan peluru.

Kurdi hanya menganggap peluru yang sering dijumpainya itu sebatas potongan besi biasa.

Megawati Semprot Anies Baswedan Soal Formula E di Kawasan Monas: Kenapa Sih Enggak di Tempat Lain?

Namun, ia kerap diingatkan mendiang ayahnya, Bakri, jika menemukan peluru atau yang saat itu dianggapnya potongan besi maka segera menjauhinya.

Pengurus Situs Matangaji, Kurdi, menunjukkan batu bata yang menjadi bagian pagar situs di rumahnya di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (21/2/2020).
Pengurus Situs Matangaji, Kurdi, menunjukkan batu bata yang menjadi bagian pagar situs di rumahnya di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (21/2/2020). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Bahkan, Kurdi juga mengaku pernah menemukan granat nanas saat memancing di sungai.

"Saya sempat memukul granat itu menggunakan batu, tapi ketahuan ayah saya dan langsung dibuang, katanya bahaya bisa meledak," ujar Kurdi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved