Rumah Warga di Sadawangi Roboh

Daerahnya Terkena Longsor, Camat Sebut Kecamatan Lemahsugih Termasuk Zona Merah Bencana

pihaknya mengimbau agar masyarakat Lemahsugih khususnya di 6 desa tersebut tetap waspada dan segera melapor jika terjadi bencana alam.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Camat Lemahsugih, Deden Supriatna 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Peristiwa robohnya rumah milik warga di Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka menjadi perhatian khusus bagi pihak kecamatan.

Pasalnya, ada beberapa peristiwa yang terjadi selama hujan turun pada Rabu (19/2/2020) malam kemarin.

"Selama hujan semalam itu, ada beberapa titik kejadian, yang pertama itu di Desa Margajaya ada 3 titik longsor yang menutupi akses jalan. Terus ada rumah roboh di sini (Desa Sadawangi) dan di Desa Padarek ada Tembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor," ujar Camat Lemahsugih, Deden Supriatna, Kamis (20/2/2020).

Deden menyampaikan, Kecamatan Lemahsugih merupakan daerah zona merah bencana.

 Hal ini dibuktikan, dengan banyaknya titik bencana ang terjadi dalam waktu semalam.

"Di sini itu justru kita itu termasuk zona merah, setidaknya ada 6 desa yang sangat rawan bencana dari 19 desa yang ada di Kecamatan Lemahsugih," ucapnya.

Dirinya menyebutkan, 6 desa yang rawan itu, yakni Desa Mekarmulya, Sinargalih, Cisalak, Sukajadi, Padarek, Kepuh dan Margajaya.

Oleh karena itu,  pihaknya mengimbau agar masyarakat Lemahsugih khususnya di 6 desa tersebut tetap waspada dan segera melapor jika terjadi bencana alam.

"Ya, insya Allah kami sudah antisipasi jika terjadi bencana, karena memang sudah dianjurkan seperti itu," kata Deden.

Ciamis Bakal Gelar Referendum, Ganti Nama Kabupaten Ciamis Kembali Jadi Kabupaten Galuh

Baca Sholawat di Malam Jumat Banyak Berkah & Keutamaannya, Sholawat Fil Awwalin Salah Satunya

Pria Bule WNA Belanda Ini Terkejut Didatangi Petugas PT KAI Daop 3 Cirebon, Ternyata Diberi Hadiah

Masih dikatakan Deden, dirinya berharap Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka, untuk lebih intens terhadap segala bentuk laporan dari masyarakat.

Agar, bencana yang terjadi segera ditangani dan ditindaklanjuti.

"Alhamdulilah, kami Muspika, karang taruna, forum desa juga bersama-sama mengantisipasi dan selalu intens ke masyarakat dalam hal kebencanaan," jelas dia. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved