Kesehatan

BARU TAHU, Ternyata Ini Alasan Dokter Bedah Gunakan Baju Warna Hijau Saat Lakukan Tindakan Operasi

Mengapa dokter bedah memakai pakaian warna hijau? mungkin itu pertanyaan yang terlintas di benak Anda.

plus.google.com www.young-germany.de
Ilustrasi dokter pakai baju hijau 

- Jumlahnya: no.I

Ilustrasi tulisan dokter
Ilustrasi tulisan dokter (net)

- Dosisnya 3 x 8 unit (harus ditulis lengkap 'unit' jangan disingkat 'u' saja, karena bisa dibaca '0' dan pasien diinjeksi 80 unit dan bisa fatal).

- Cara suntiknya s.c (subcutan) dibawah kulit, sebelum otot.

Nah, untuk obat makan pun harus bisa dibaca bahkan oleh pasien dan keluarga, antara lain:

- Nama obat, pasien biasanya langsung tahu kalau ada alergi antibiotik tertentu dan memberitahukan si dokter untuk diganti yang lain.

- Bentuknya, bisa kapsul, tablet, puyer, kaplet dan pasien yang tidak bisa menelan biasanya dibuatkan puyer atau sirup.

- Jumlahnya 15.

- Aturan pakainya 3x1.

- Resep ditutup kalau ada ruang kosong di bawahnya, mencegah ditambah-tambahi dengan obat-obatan lain yang bisa disalahgunakan.

Ilustrasi pria berjas putih khas pakaian dokter
Ilustrasi pria berjas putih khas pakaian dokter (NET)

Bukannya tanpa alasan para dokter mempunyai tulisan tangan mirip sandi rumput seperti itu.

Adapun tulisan dokter memang dikondisikan susah dibaca sebab berkaitan dengan resep pemulihan dari sang pasien yang sangat dirahasiakan formula pembuatannya.

Selain itu, tulisan dokter memang menjadi semacam sandi yang ditujukan bagi para apoteker.

Maksudnya sudah jelas, untuk menghindarkan agar resep dokter tersebut tidak disalah gunakan untuk hal-hal yang buruk dan berbahaya.

Orang awam sering mengira bahwa resep obat dari dokter dapat digunakan berkali-kali untuk mengobati penyakit yang sejenis.

Padahal tidak seperti itu.

Meski penyakitnya sama, dokter akan memberikan resep yang berbeda, tergantung usia pasien, jenis kelamin, kondisi kesehatan, riwayat alergi dan sebagainya.

Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved