Breaking News:

Sebanyak 17 Tersangka Tindak Kejahatan Diringkus Jajaran Polres Indramayu, Dijebloskan ke Penjara

Para pelaku itu merupakan tersangka Curat, Curanmor serta penipuan atau penggelapan kendaraan roda empat dengan modus sewa gadai.

Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Para tersangka Curat, Curanmor, dan Penggelapan Mobil saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 17 tersangka dari berbagai tindak kejahatan sepanjang bulan Januari sampai Februari 2020 berhasil diringkus jajaran Polres Indramayu.

Para pelaku itu merupakan tersangka Curat, Curanmor serta penipuan atau penggelapan kendaraan roda empat dengan modus sewa gadai.

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto mengatakan, para pelaku itu ditangkap di 10 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah Kabupaten Indramayu.

"Kasus yang diungkap hari ini berdasarkan 18 laporan polisi," ujar dia didampingi Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (18/2/2020).

Dari ketujuh belas tersangka itu terdiri dari 4 orang tersangka penggelapan kendaraan roda empat, yakni KRD (38), KLD (40), WHD (40), dan EYW (47).

"KRD warga Desa Rancajawat Kecamatan Tukdana dan KLD wargai Desa Apel Kecamatan Ligung Majalengka ini merupakan pelaku utama," ujar dia.

Selanjutanya, sebanyak 2 tersangka merupakan pelaku Curat, yakni YYN (35) warga Kelurahan Lemahmekar Kecamatan Indramayu dan KDR (45) warga Desa Tempel Kecamatan Lelea.

Oknum Polisi di Makassar Disegap Polisi Militer TNI AU, Lantaran Lakukan Ini Sama Dua Warga Sipil

Ternyata Belimbing Wuluh Memiliki Manfaat Luar Biasa, Ampuh Obati Diabetes dan Darah Tinggi

Sebanyak 11 tersangka lainnya merupakan para pelaku curanmor, mereka adalah JRN (53), SRP (34), CRM (41), RWN (34), KSM (35), lima tersangka ini merupakan pemetik.

Lanjut AKBP Suhermanto, sedangkan DNS (30), MSD (30), PRJ (49), ULB (22), TYB (38), KRM (38), mereka bertindak sebagai penadah.

Dalam pengungkapan kasus itu, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya 11 unit mobil berbagai merk, 19 unit sepeda motor, 11 STNK mobil berbagi merk, sebuah bendel surat keterangan leasing, sebuah BPKB mobil, 15 buah plat sepeda motor, 4 buah kunci leter T, dan lain-lain.

"Pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP, 480 KUHP dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara, dan Pasal 363 KUHP dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved