Breaking News:

Dana BOS Telat Cair

Duit BOS Telat Cair, Kepala Sekolah SDN Bojongasih Bandung Terpaksa Gadaikan Perhiasan Pribadi

Anggaran Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) dari pemerintah kerap telat turun, sehingga kepala sekolah harus pontang panting mencari dana talang supaya

NET
Ilustrasi uang 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Anggaran Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) dari pemerintah kerap telat turun, sehingga kepala sekolah harus pontang panting mencari dana talang supaya sekolah tetap berjalan.

//

Salah satu sekolah yang harus mencari dana talangan adalah SDN Bojongasih yang berada di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kepala SDN Bojongasih, Ike Heldarika, mengatakan bahwa ia mencari dana talangan karena sekolah harus tetap beroperasi meski dana BOS telat turun.

"Saya cari dana talang untuk sekolah, yang yang ada di rumah saja," ujar Ike, di Aula Desa Dayeuhkolot, yang dijadikan kelas sementara karena SDN Bojongasih kebanjiran, Senin (17/2/2020).

 Aset SDN Bojongasih Bandung Terendam Banjir, Sekolah Berharap Bantuan untuk Renovasi

Ike mengaku menggadaikan sejumlah perhiasan untuk menalangi kekurangan dana untuk operasional sekolah.

"Ini abis, ya digadaikan semua perhiasan, tapi enggak dijual," ujar Ike, sambil memperlihatkan tangannya, yang saat itu tanpa ada cincin atau gelang pun.

Ia mengatakan akan segera mengambil perhiasan itu kembali begitu dana BOS turun karena perhiasan itu milik suaminya.

Selain itu kata Ike, kebetulan di sekolahnya ada guru yang aktif di koperasi.

"Kami pinjam (dana) ke situ (koperasi), selain dari menggadaikan perhiasan saya," kata Ike.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved