Viral

Anak Kiai Pimpinan Pesantren Terkenal Jadi Tersangka Pencabulan, Bakal Dijemput Petinggi Kepolisian

Tersangka MSA sudah dua kali dipanggil penyidik Polda Jatim untuk pemeriksaan, tapi tidak datang. Tersangka ingin diperiksa di rumah

Anak Kiai Pimpinan Pesantren Terkenal Jadi Tersangka Pencabulan, Bakal Dijemput Petinggi Kepolisian
shutterstock
ILUSTRASI pelaku bekap korban yang hendak diperkosanya 

TRIBUNCIREBON.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan meminta anak kiai atau pimpinan pesantren di Jombang, tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur, untuk datang kepada penyidik, guna menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka secara baik-baik.

//

Jika diperlukan, kata Luki, dirinya akan datang secara baik-baik menjemput tersangka anak kiai untuk diajak ke Polda Jatim.

"Kalau perlu saya yang menjemput baik-baik ke tempatnya," terang Luki, kepada wartawan, di Mapolda Jatim, Senin (17/2/2020).

Pihaknya juga mengaku sudah mengajak semua pihak untuk mengajak MSA, anak kiai pimpinan pesantren agar mendatangi penyidik dalam rangka pemeriksaan dengan didampingi kuasa hukum.

"Kami akan bertindak profesional dalam kasus ini dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah," ujar Luki.

Selain itu, dalam kasus ini, pihaknya akan mengedepankan kondusivitas di Jawa Timur.

"Jangan sampai kasus ini dimanfaatkan pihak tertentu untuk memprovokasi sehingga mengganggu stabilitas wilayah," ujar dia.

 Video Pencabulan Bocah 13 Tahun Diunggah ke Medsos, Ini Cara Pelaku Mengelabui Korbannya

Sebelumnya, juru bicara keluarga tersangka MSA, anak kiai pimpinan pesantren, sempat meminta agar MSA diperiksa di rumah MSA, karena alasan kondisi kesehatan ayah MSA.

Namun permintaan itu ditolak karena tidak sesuai dengan SOP kepolisian.

Kasus dugaan pencabulan oleh seorang putra kiai berinisial MSA atau SAT, berawal dari laporan korban pencabulan yang diterima polisi pada 29 Oktober 2019.

Halaman
123
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved