Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pengelola Objek Wisata Aryakiban Land Sebut Belum Ada Sentuhan dari Pemerintah Desa

Wisata yang menawarkan wahana River Tubing itu hingga kini belum dibuka secara resmi.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana River Tubing di Obyek Wisata Aryakiban Land, di Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Pengelola obyek wisata Aryakiban Land yang menawarkan wahana River Tubing, Jujun Junaedi (43) menyebutkan hingga kini belum ada sentuhan dari Pemerintah Desa terkait pengelolaan wisata.

Hingga kini, dirinya hanya bermodalkan iuran dari anggota Kelompok Masyarakat Peduli Sungai Sampah Sosial atau MPS untuk mengelola wisata yang berdiri di tanah seluas 4.000 m² itu.

"Untuk sekarang memang belum ada terkait sumbangsih pengelolaan wisata ini, tapi tidak tahu ke depannya," ujar Jujun saat ditemui di lokasi wisata, Sabtu (15/2/2020).

Untuk saat ini, disampaikannya, sumber dana untuk pengelolaan wisata dianggarkan melalui sumbangsih dari anggota Kelompok MPS maupun dari penjualan air mineral di lokasi wisata.

"Di sini kan belum ditarif, karena memang belum diresmikan, makanya tiket masuk saja pengunjung hanya diminta membeli air mineral sebesar Rp 5 ribu sebagai tanda masuk. Dari situ juga, sumber dana pengelolaan selama ini," ucapnya.

Jujun berharap, pihaknya sebagai pengelola meminta Pemerintah Desa untuk ikut andil dalam pengembangan obyek wisata tersebut.

Penggagas Kelompok MPS sekaligus pengelola Obyek wisata Aryakiban Land, Jujun Junaedi.
Penggagas Kelompok MPS sekaligus pengelola Obyek wisata Aryakiban Land, Jujun Junaedi. (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

Sehingga, dapat memiliki dapat yang positif terhadap desa khususnya masyarakat setempat itu sendiri.

"Ya kita minta sumbangsihnya, untuk ke depannya supaya kita pengelolaannya lebih profesional, ke depannya bisa bersaing dengan objek wisata yang lainnya," kata Jujun.

Diketahui, melalui Kelompok Masyarakat Peduli Sungai Sampah Sosial (MPS) telah menghadirkan obyek wisata Aryakiban Land yang berada di Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.

Wisata yang menawarkan wahana River Tubing itu hingga kini belum dibuka secara resmi.

Namun, pengunjung sudah banyak berdatangan apalagi saat hari libur akhir pekan seperti sekarang ini.

Wisatawan akan menyusuri arus sungai kurang lebih 400 meter.

Setelah itu, diakhiri dengan peregangan kaki di kolam ikan yang berada di ujung objek wisata tersebut.

Objek wisata tersebut buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB untuk hari biasa, sedangkan pukul 08.00 WIB - 17.00 WIB libur akhir pekan.

Dengan biaya tiket masuk Rp 5 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved