Anak Bupati Rokan Hilir Murka, Siksa Asep Secara Membabi Buta, Cemburu Pacarnya Dibawa Asep ke Hotel

Diduga gara-gara permasalahan wanita, anak Bupati Rokan Hilir Suyatno, AS (33) menganiaya seorang pemuda bernama Asep (37).

Anak Bupati Rokan Hilir Murka, Siksa Asep Secara Membabi Buta, Cemburu Pacarnya Dibawa Asep ke Hotel
Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM - Diduga gara-gara permasalahan cewek, anak Bupati Rokan Hilir Suyatno, AS (33) menganiaya seorang pria bernama Asep (37).

//

AS diduga menganiaya Asep bersama dua rekannya yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

AS yang masih berstatus aparatur sipil negara atau ASN, diduga menganiaya Asep pada Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di halaman belakang sebuah hotel Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Motif penganiayaan yang dilakukan putra sulung Bupati Rokan Hilir itu dilatarbelakangi cemburu, karena pacarnya ditemukan sedang berduaan dengan korban.

 Lucinta Luna Mengaku Depresi dan Selalu Beli Obat Melalui Rekannya, Ini Alasannya

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaluddin Syam menjelaskan, peristiwa itu berawal dari pelaku yang mendapat informasi kalau pacarnya berinisial RE, sedang berduaan dengan seorang pria di sebuah hotel.

Mendapat informasi itu, pelaku dan dua temannya langsung mendatangi hotel dan menemukan pacarnya bersama Asep.

"Melihat hal demikian, pelaku langsung emosi dan kalut sehingga melakukan pemukulan membabi buta terhadap korban," katanya.

Akibat pukulan pelaku, korban mengalami luka dibagian wajah, dahi dan kening. Melihat aksi penganiayaan itu, kata Awaluddin, pacar pelaku sempat mencoba melerai.

Namun, tidak bisa dihentikan. Tak lama setelah itu dua orang karyawan hotel datang melerai pertengkaran dan mengamankan AS. Sedangkan dua pelaku lainnya kabur.

"Karyawan hotel menghubungi Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya pelaku diamankan Polsek Tampan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

 Fakta Terbaru Kasus Bully Siswi SMP Purworejo, Kepsek Ingin Masalah Diselesaikan Kekeluargaan

Setelah melakukan serangkai penyelidikan dan pemeriksaan, penyidik Polresta Pekanbaru menetapkan AS sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan dan sudah ditahan.

"Si AS sudah tersangka. Dia salah satu anak pejabat daerah di Riau (Bupati Rohil)," katanya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Selain tersangka AS, polisi masih memburu dua orang pelaku lainnya. "Dua pelaku masih DPO (daftar pencarian orang)," katanya.

Atas perbuatannya, kata Awaluddin, tersangka AS dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. (Kompas.com/Idon Tanjung)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved