BIJB Layani Penerbangan Internasional

VIDEO - Bandara Kertajati Majalengka Buka Penerbangan Internasional Perdana ke Malaysia

bandara tersebut menjadi titik yang strategis penumpang dari seluruh dunia dalam tujuan ke wisata domestik di Jawa Barat.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) telah resmi melakukan penerbangan perdana ke Bandara Internasional Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (13/2/2020) malam.
Sebelumnya, telah dilakukan penerbangan perdana terlebih dahulu dari Bandara Kuala Lumpur Malaysia yang tiba di Kertajati pada pukul 19.45 WIB dan kembali terbang ke Malaysia pada pukul 20.45 WIB.
Dengan demikian, penerbangan yang menggunakan maskapai Malaysia Airlines menjadi maskapai pertama dan satu-satunya saat ini yang melayani langsung dari Kertajati maupun sebaliknya.
Maskapai nasional kebanggan negeri Jiran itu akan menggunakan tipe pesawat B737-800 nomor MH845 yang berkapasitas 160 kursi.
Diresmikannya rute penerbangan internasional dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) ke Malaysia dinilai dapat memudahkan para tenaga kerja migran yang bekerja di negeri Jiran tersebut.
Pasalnya, jauh sebelum diresmikannya rute tersebut, para penumpang yang hendak ke Malaysia harus terbang dari Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten.
Salah satu penumpang perdana yang terbang dari BIJB Kertajati ke Malaysia, Windu (29) mengatakan telah diresmikannya rute penerbangan internasional itu, membuat dirinya mudah dalam melakukan perjalanan.
Wanita yang berasal dari Indramayu itu, kini tak perlu lagi harus ke Tangerang, untuk terbang dalam melakukan perjalanan ke luar negeri tersebut.
"Ini memudahkan kita ya, terutama saya yang bekerja di sana (Malaysia) untuk bolak-balik, jarak dari Indramayu ke Majalengka kan tidak jauh, daripada harus ke Soeta," ujar Windu, Kamis (13/2/2020) malam.
Selain itu, Windu juga puas dalam pelayanan yang diberikan oleh para karyawan yang berada di BIJB Kertajati.
Tentu, menurutnya hal ini perlu dipertahankan untuk menunjang Bandara Kertajati menjadi bandara yang ramai di kemudian hari.
"Puas lah intinya, karyawannya juga ramah-ramah," ucapnya.
Sementara Direktur Keuangan BIJB Kertajati, Muhamad Singgih mengatakan, selain ingin terus mengembangkan sayap selebar-lebarnya dalam perkembangan bandara di dunia penerbangan internasional, diresmikannya rute penerbangan internasional dapat dimanfaatkan oleh para tenaga migran di wilayah 3 Cirebon.
Disampaikannya, diketahui bahwa jumlah para tenaga kerja migran di Ciayumajakuning dan sekitarnya masih dalam jumlah yang banyak.
Lebih jauh Singgih menyampaikan, pada setiap hari Senin dan Kamis di setiap minggunya, penerbangan ke Malaysia itu akan dilayani.
Dengan waktu penerbangan setiap pukul 20.45 WIB di dua hari tersebut.
"Alhamdulilah, nanti kami akan melayani rute penerbangan ke Malaysia di setiap hari Senin dan Kamis, untuk waktu keberangkatan pada pukul 20.45 WIB dan sebaliknya, kedatangan pesawat dari Malaysia akan tiba pukul 19.45 WIB," ujarnya.
Dalam pelayanan penerbangan tersebut, maskapai yang digunakan, yaitu Malaysia Airlines.
Dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 160 kursi.
"Sementara, pesawat yang akan digunakan, yaitu jenis B 737-800," ucapnya.
"Penerbangan perdana kali ini semoga menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang hendak ke Malaysia atau sekitarnya," kata Singgih.
Dipilihnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi alasan sendiri bagi CEO Malaysia Airlines, Hazman Hilmi Sallahuddin.
Menurutnya, pemilihan Bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat sebagai penerbangan Internasional ke Malaysia karena bandara tersebut menjadi titik yang strategis penumpang dari seluruh dunia dalam tujuan ke wisata domestik di Jawa Barat.
"Bandara Kertajati menjadi pintu gerbang strategis untuk penumpang maskapai penerbangan dari seluruh dunia untuk menjelajah lebih dalam ke destinasi ikonik di Indonesia," ujar Hazman, Kamis (13/2/2020).
Hazman menyampaikan, Bandara Kertajati juga menyediakan konektivitas yang lebih besar antara kota di Indonesia.
Hal ini menjadi keunggulan tersendiri bagi penumpang Maskapai Malaysia Airlines untuk mengalami pengalaman yang ditawarkan Kertajati.
"Pada saat yang sama, kami juga dapat memainkan peran kami mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat," ucapnya.
Selain menghubungkan Jawa Barat dengan Malaysia, Hasman menjelaskan, bahwa Malaysia Airlines terlebih dahulu telah melayani penerbangan ke negara Jiran dark berbagai kota di Indonesia.
Sebut saja, Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, Bali, Surabaya, Pekanbaru dan Solo.
"Layanan dua kali seminggu akan dioperasikan oleh pesawat B737-800 dengan kapasitas penumpang 160 kursi, terdiri dari 16 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas Ekonomi,"  kata Hasman.
Sementara, penerbangan perdana tersebut ada sekitar 161 penumpang yang berangkat dari Bandara Kertajati.
Para penumpang tersebut, terdiri dari 11 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi.
Adapun, kapasitas kursi sebanyak 160 seat. (*)
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved