VIDEO - Longsor Timbun 10 Rumah di Kampung Hegarmanah KBB, 3 Hektare Sawah Gagal Panen

undukan tanah dengan ketinggian sekitar 1 meter itu menjadi tontonan warga setempat karena mereka tak menyangka sawah yang asalnya tumbuh subur

Laporan Wartawan Tribun, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, NGAMPRAH - Area persawahan di Kampung Hegarmanah RT 3/4, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah berubah menjadi gundukan tanah akibat longsor tebing dari samping Jalan Tol Purbaleunyi.

Longsor yang terjadi pada Selasa (11/2/2020) malam itu, menutupi 3 hekatare sawah yang padinya sudah siap panen dan menimbun 10 rumah warga, dua rumah di antaranya luluh lantak dan 8 rumah rusak berat.

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (12/2/2020), gundukan tanah dengan ketinggian sekitar 1 meter itu menjadi tontonan warga setempat karena mereka tak menyangka sawah yang asalnya tumbuh subur, kini kondisinya sudah berantakan.

TONTON VIDEO DI SINI:

Bahkan, saking dahsyatnya longsor tersebut, gundukan tanah dan material bangunan yang sudah hancur masuk ke sejumlah rumah warga, sehingga hal ini menyebabkan rumah mereka jebol.

Di dalam rumah warga terdapat gundukan tanah yang meluluh lantakan alat-alat rumah tangga. Saat ini petugas gabungan dari anggota Polres Cimahi, BPBD KBB dan warga sekitar gotong royong mengeluarkan barang yang masih bisa diselamatkan.

Akibat bencana ini, rumah milik Ajang (50), rata dengan tanah, bahkan barang-barang di dalam rumah pun tidak ada yang bisa diselamatkan karena tertimbun longsor. Beruntung, ia dan istrinya bisa menyelamatkan diri dari bencana alam tersebut.

Cewek Cantik, Calon Dokter Dilamar Pria Kaya Raya, Maharnya Sampai Rp 3 Miliar, Ini Fakta Sebenarnya

Diduga Stres PNS di Kota Medan Bakar Diri di Belakang Rumah, Beli Korek dan Besin Tiga Botol

Guru SMAN 12 Bekasi Siksa Siswa hanya Karena Telat, Kini Si Guru Nganggur, Langsung Dipecat Sekolah

Pria yang berprofesi sebagai ojek konvensional itu mengatakan, sebelum kejadian ia bersama anak istrinya sedang menonton televisi, namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari belakang rumahnya.

"Pas saya cek keluar, tanah udah jalan dari atas. Terus saya, istri sama anak bungsu langsung lari. Kalau anak pertama saya lagi kerja," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved