Pilkada Indramayu 2020
Daniel Mutaqien Syafiuddin Ingin Jadi Bupati Indramayu, Anna Sophana Masih Cuek, Belum Beri Restu
Daniel Mutaqien Syafiuddin, putra Irianto MS Syafiuddin atau Yance mengaku hingga saat ini belum mendapat restu dari ibu, Anna Sophana. . .
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Daniel Mutaqien Syafiuddin, putra Irianto MS Syafiuddin atau Yance mengaku hingga saat ini belum mendapat restu dari ibu, Anna Sophana terkait pencalonan dirinya di Pilkada Indramayu 2020 sebagai bakal calon Bupati Indramayu.
//
"Sampai saat ini terus terang ibu (Anna Sophana) belum menyetujui saya mengikuti konstentansi Pilkada Indramayu 2020," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, Selasa (11/2/2020).
Adapun anak kandung bekas Bupati Indramayu, Irianto MS Syafiuddin atau yang lebih dikenal dengan nama Yance dan Anna Sophana ini diketahui akan maju dalam Pilkada Kabupaten Indramayu 2020 melalui Partai Golkar.
Meski begitu, ia masih dilema dengan restu sang ibu, Anna Sophana yang hingga saat ini cenderung masih bungkam soal pencalonannya di Pilkada Indramayu 2020.

Menurut Daniel Mutaqien Syafiuddin, ada banyak hal yang menganggu pemikiran sang ibu, Anna Sophana.
Salah satunya, yakni Anna Sophana ingin putranya tersebut lebih berkonsentrasi melayani masyarakat sebagai anggota DPR RI.

Saat ini pria kelahiran Indramayu, 30 September 1981 itu duduk di Komisi V DPR RI dari dapil Jabar VIII, yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.
"Karena saat ini saya diberikan kepercayaan masyarakat di DPR RI mungkin ibu memiliki pemikiran untuk saya konsentrasi di DPR RI saja," ucapnya.
Ketika disinggung apakah sang ayah, Yance sudah merestui, Daniel Mutaqien Syafiuddin tidak menjelaskan secara detail.
Hanya saja ia menyampaikan, Yance yang adalah mantan Bupati Indramayu itu merupakan sosok yang demokratis.
"Kalau bapak relatif lebih demokratis karena dia terbina dari kondisi demokrasi," ujarnya.