Virus Corona Mewabah

Untuk Basmi Virus Corona, AS Tawarkan Bantuan Rp 1,3 Triliun ke Berbagai Negara, Termasuk China

AS menawarkan kucuran dana 100 juta dollar, sekitar Rp 1,3 triliun, ke China dan negara lain yang terdampak virus corona.

Untuk Basmi Virus Corona, AS Tawarkan Bantuan Rp 1,3 Triliun ke Berbagai Negara, Termasuk China
(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

TRIBUNCIREBON.COM, WASHINGTON DC - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat baru saja mengumumkan tawaran bantuan sebesar 100 juta dollar AS atau Rp 1,3 triliun untuk membantu menanggulangi virus corona.

Bantuan itu akan diberikan ke China dan beberapa negara lainnya.

Pompeo menyebut bantuan baik dari pemerintah maupun swasta merupakan komitmen kuat mereka dalam menanggulangi virus.

"Kami meminta negara lain mengambil komitmen kami. Bersama, kita bisa memberikan dampak untuk mencegah ancaman wabah ini," kata Pompeo.

 Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Terus Bertambah, Total 717 Korban

Mantan Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) itu melanjutkan, bantuan Rp 1,3 triliun itu akan diberikan secara langsung atau melalui organisasi internasional.

Pompeo mengatakan, dana itu akan diambilkan dari pengeluaran yang sebelumnya sudah dialokasikan, dilaporkan AFP Jumat (7/2/2020).

Bantuan dana itu muncul setelah China mengkritik AS hanya menyebarkan kritik setelah pada pekan lalu mengumumkan status darurat.

Selain itu, Washington juga melarang setiap warga asing yang mempunyai riwayat bepergian ke Negeri "Panda" untuk menginjakkan kaki.

Pada Jumat, Presiden Donald Trump memuji "profesionalitas" Beijing setelah berbicara dengan Presiden Xi Jinping melalui telepon.

 Sedang Berbulan Madu di Atas Kapal Pesiar, Pria Asal Inggris Terjangkit Virus Corona

Pompeo menambahkan, Negeri "Uncle Sam" akan mengirim bantuan lain berupa 17,8 ton peralatan medis seperti masker, pakaian bedah, kain kasa, hingga alat pernapasan.

Sebanyak 717 orang dilaporkan meninggal dengan lebih dari 34.000 orang sejak virus corona tercatat pada Desember 2019 lalu.

Beijing menerapkan kebijakan isolasi terhadap Wuhan dan kota lain di Provinsi Hubei yang dianggap sebagai wilayah yang pertama kali terdampak.

Selain itu, virus tersebut juga menghantam lebih dari 20 negara, dengan Hong Kong dan Filipina mengumumkan kasus kematian pertama di luar China. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

 Masker N95 Sudah Dua Minggu Susah Dicari di Bandung Barat, Diduga Dipicu Pemberitaan Virus Corona

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved