VIDEO - Pelaku Penusukan di Cipageran Ditangkap Polisi Cimahi Setelah 8 Hari Kejadian

Nanang kemudian menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan tangan dan menusuk wajah korban menggunakan bambu.

Laporan Wartawan Tribun, Daniel Andreand Damanik
TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Pelaku penusukan disertai pencabulan terhadap ZNS (15) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi delapan hari setelah kejadian. Lokasi pencabulan dan penganiayaan berada di Jl Sentris, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Rabu (29/1/2020).

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki mengatakan bahwa jajaran Sat Reskrim Polres Cimahi telah menangkap pelaku. Dua orang tersangkanya ialah Nanang (27) dan NS (17). Tersangka NS merupakan teman dan kenalan korban, sementara Nanang masih baru pertama kali bertemu dan berkenalan dengan korban.

"NS menjemput korban di Rumah Sakit Cibabat, tiba di Cipageran Nanang sudah berada di lokasi. Di lokasi, ketiga orang tersebut meminum minuman mengandung alkohol (arak). Setelah minum, Nanang meminta NS untuk membeli makanan, setelah NS pergi, Nanang membonceng korban menuju suatu tempat yang masih di sekitaran Cipageran," kata AKBP Yoris di Mapolres Cimahi Jumat (07/2/2020).

Tiba di lokasi tersebut, Nanang mengajak korban untuk bersetubuh, karena korban melakukan penolakan, Nanang kemudian menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan tangan dan menusuk wajah korban menggunakan bambu.

Setelah korban tidak berdaya dan wajahnya penuh luka, Nanang kemudian menyetubuhi korban sebanyak tiga kali.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Sigiro mengatakan, niatan cabul tersangka muncul setelah melihat NS meraba bagian tubuh korban di lokasi pertama. NS juga sempat mencium korban dihadapan Nanang. Kondisi korban dikatakannya setengah sadar karena di bawah pengaruh alkohol.

" Tersangka ditangkap di rumahnya. Barang bukti yang kami sita ialah satu unit sepeda motor, sandal jepit, dan sebilah bambu," kata Yohannes.

Polda Jabar Pastikan Petinggi Sunda Empire Tak Lakukan Penipuan, Tetap Dijerat Pasal Berita Bohong

Wanita, Jangan Putus Asa! Ini Obat Alami Mujarab untuk Bunuh Virus Kista, Tak Perlu Lakukan Operasi

Pentingnya Tes Pap Smear bagi Wanita yang Aktif Berhubungan Intim, Jangan Sampai Kena Kanker Serviks

Nanang meninggalkan korban di lokasi kejadian dalam kondisi setengah sadar dan bersimbah darah. Tubuh korban ditutupi Nanang menggunakan tumpukan bambu.

Hingga saat ini, Yohannes mengatakan bahwa korban masih dirawat di Rumah Sakit dan kondisinya belum sadarkan diri.

Akibat perbuatan tersangka, Polisi menyangkakan pasal 81 ayat 5 dalam hal tindak pidana sesuai pasal 76D mengakibatkan luka berat dan pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun .

Kemudian pasal 82 sebagaimana pada pasal 76e dipidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved