Polda Jabar Pastikan Petinggi Sunda Empire Tak Lakukan Penipuan, Tetap Dijerat Pasal Berita Bohong

Dari hasil penyidikan, kata Erlangga, para anggota tertarik bergabung dengan Sunda Empire karena tergiur janji Nasri Bank, yang akan memberikan jatah

Polda Jabar Pastikan Petinggi Sunda Empire Tak Lakukan Penipuan, Tetap Dijerat Pasal Berita Bohong
kolase/tribunjabar.id
Anggota Sunda Empire, Nasri Banks dan Rangga Sasana 

Laporan Wartawan Tribun, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Penyidik Polda Jabar tidak menemukan unsur penipuan yang dilakukan para petinggi Sunda Empire yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. S. Erlangga, mengatakan para anggotanya bergabung Sunda Empire karena tergiur janji pencairan deposito 500 juta dolar di bank Swiss.

"Hasil penyelidikan, belum ada unsur mereka melakukan penipuan terhadap anggotanya dengan modus meminta dari Rp 2 juta itu tidak ada. Tidak ada yang dirugikan dari segi materi," ujar Erlangga, saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).

Dari hasil penyidikan, kata Erlangga, para anggota tertarik bergabung dengan Sunda Empire karena tergiur janji Nasri Bank, yang akan memberikan jatah uang deposit di bank Swiss, ketika dicairkan.

Disinggung mengenai formulir pendaftaran yang sempat viral di media sosial yang di dalamnya tertera syarat membayar uang Rp 5 juta, Erlangga menyatakan sampai saat ini penyidik belum menemukan bukti secara fisik.

"Harapan mengikuti Sunda Empire itu kan bisa mendapatkan (uang deposito) itu. Kalau formulir pendaftaran yang harus bayar itu penyidik belum menemukannya sampai sekaran," katanya.

Wali Kota Risma Buka Suara Soal Penghinaan Dirinya: Muka Saya Dibilang Jelek & Tak Layak di Jakarta

Anda Memiliki Tekanan Darah Tinggi? Segera Berikan 5 Pertolongan Ini, Sebelum Terkena Stroke

Kenali Gejala-gejala Awal Penyakit Diabetes yang Perlu Diketahui, Segera Periksakan Diri Anda

Polda Jabar pun, ujar Erlangga, sudah berkirim surat kepada Kedutaan Swiss untuk memastikan pernyataan Nasri Bank yang memiliki deposito di Bank Swiss untuk keperluan penyelidikan.

"Sudah kami kirim surat ke Dubes Swiss, kita ingin mengecek apakah deposito itu benar atau tidak," ucapnya.

Jadi Tersangka

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved