Breaking News:

Megawati Resmikan Patung Bung Karno di Akademi Militer Magelang, Menhan Prabowo Ikut di Belakang

Sebelum acara peresmian patung, pertunjukan sosiodrama yang menceritakan tentang perjuangan sang proklamator ditampilkan oleh para taruna Akmil

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jogja
Megawati Soekarnoputri diantar Gubernur Akmil, Mayjen TNI, Dudung Abdurrahman, melihat patung Bung Karno, Jumat (7/2). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Patung proklamator, pahlawan nasional, presiden pertama, Ir Sukarno, diresmikan oleh mantan Presiden, Megawati Soekarnoputri, di main hall, Akademi Militer Magelang, Jumat (7/2). Ketua DPR, Puan Maharani; Menhan Prabowo Subianto, juga turut hadir dalam peresmian tersebut.

Saat tiba di Akademi Militer, rombongan disambut para petinggi Akademi Militer. Megawati berada satu mobil dengan Puan dan Prabowo. Puan turun lebih dulu, disusul oleh Megawati. Menhan Prabowo menyusul di belakang Megawati.

Sebelum acara peresmian patung, pertunjukan sosiodrama yang menceritakan tentang perjuangan sang proklamator ditampilkan oleh para taruna Akmil Magelang. Setelah itu, Megawati meresmikan patung proklamator.

"Kami mewakili keluarga besar Bung Karno, tak terasa akhirnya, waktu yang begitu lama ditunggu oleh keluarga, karena bukan hanya saya sendiri. Bung karno juga memiliki anak, cucu. Mereka sering menanyakan, menurut cerita kakek itu dulu mendirikan Akmil, saya ditanya, ada tidak patungnya. Jawabnya, tidak ada. Jadi sebenarnya, kita sebagai bangsa menurut saya, hampir sudah melupakan sejarah. Padahal kita tahu, bahwa sejarah itu dimanapun juga di dunia ini sangat penting. Untuk menunjukkan, yang namanya kita sebagai warga bangsa," kata Megawati, Jumat (7/2) saat memberikan sambutan.

Menhan Prabowo Subianto turun dari mobil menyusul Megawati dan Puan Maharani saat hendak menghadiri kuliah umum di Akmil Magelang, Jumat (7/2/2020).
Menhan Prabowo Subianto turun dari mobil menyusul Megawati dan Puan Maharani saat hendak menghadiri kuliah umum di Akmil Magelang, Jumat (7/2/2020). (Tribun Jogja)

Mantan Presiden kelima tersebut pun mengucap syukur dengan dibangunya patung Soekarno ini. Ia berterima kasih kepada semua yang telah menyumbangkan pikiran dan tenaga membangun patung sang proklamator.

Sebelum meresmikan patung, Mega sempat merasa ragu wajah Bung Karno akankah mirip atau sesuai aslinya. Ia pun melihat kemiripan patung yang dibuat dari segala sisi setelah meresmikan dan membuka tirai patung.

"Alhamdulillah, pada hari ini, dan telah kira2 dua bulan mungkin, gubernur datang nengatakan demikian, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah menyumbangkan pikiran atau pun tenaga. Kini berhasil, akhirnya berdiri, tapi saya belum lihat patungnya, jadi kita akan mencari sebuah teka-teki apakah rupanya persis seperti bung karno atau tidak," ujar Mega sambil tersenyum.

Tagar #PolisikanAndreRosiade Jadi Trending Topic, 9.500 Cuitan Isinya Ejek & Caci Maki Andre Rosiade

Polda Jabar Pastikan Petinggi Sunda Empire Tak Lakukan Penipuan, Tetap Dijerat Pasal Berita Bohong

Duit Kerajaan King of The King Capai Rp 720 Triliun dan Tersimpan di Bank BNI, Fakta atau Hoaks?

Nampaknya banyak pematung atau seniman di Indonesia yang bertemu dengan Megawati. Mereka heran dan bingung kenapa sulit untuk membuat patung tokoh Bung Karno ini.

"Memang banyak pematung di indonesia, yang bertemu dengan saya, seperti Nyoman Nuarta, heran sekali, sulit untuk membuat patung tokoh bung karno. Kenapa? Itulah kami sebagai pematung seniman, itu mungkin bingung, karena karakter susah sekali ditampilkan. Saya bilang itu urusan kalian bukan saya. Jadi kalau nanti benar dapat memperlihatkan wajah beliau, pada umur berapa, saya sangat berterima kasih. Karena saya akan bilang iya itu benar bapak saya," kata Mega.

Mega mengatakan, Bung Karno adalah tokoh besar. Tak hanya tokoh nasional, tetapi juga dunia jikalau mau mengakui. Ia pun ingat sejarah saat dirinya berada di Yogyakarta. Ia satu-satunya putra Bung Karno yang lahir di sana. Mega juga merasakan mengungsu di Kali Code karena keadaan Istana Agung Yogyakarta yang tidak aman saat itu.

"Jadi saya bisa merasakan, kalau pada waktu itu untuk mempertahankan kemerdekaan saja begitu sulitnya. Jadi menurut saya, angkatan muda, anak- anak muda indonesia, jangah lupa sejarah. Sejarah itu adalah sejarah kita, apakah itu baik, ataukah buruk, tetap sejarah bangsa. Jadi harus terukir di dalam seluruh perjalanan bangsa kita. Untuk itu lah kita akan bangga sebagai warga bangsa indonesia," tutur Mega.

Pak Polisi Tolong Pria Asal Cilacap yang Berjualan Sambil Gendong Anak 4 Tahun Tiba-tiba Pingsan

Pentingnya Tes Pap Smear bagi Wanita yang Aktif Berhubungan Intim, Jangan Sampai Kena Kanker Serviks

Anda Memiliki Tekanan Darah Tinggi? Segera Berikan 5 Pertolongan Ini, Sebelum Terkena Stroke

Sementara itu, Gubernur Akmil, Mayjen TNI, Dudung Abdurrahman, mengaucapkan terima kasih kepada Megawati Soekarno Putri telah mau datang dan meresmikan patung Soekarno. Melalui keberadaan patung ini sebagai sumber untuk menghormati dan mengabadikan perjuangan Sang Proklamator.

Sang Proklamator akan menjadi panutan atau teladan bagi Taruna-taruni, calon pemimpin, sehingga mereka dapat betul-betul berjuang dan bertekad.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved