Suami Istri Asal Jakarta Tertipu Investasi Pembuatan Seragam Santri Purwakarta, Keuntungan Nihil

Dari penawaran Rp 2,1 miliar itu, Ganinduto dan istrinya menyanggupi investasi senilai Rp 300 juta dan diserahkan pada F

Suami Istri Asal Jakarta Tertipu Investasi Pembuatan Seragam Santri Purwakarta, Keuntungan Nihil
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ilustrasi santri. 

Laporan Wartawan Tribun, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Suami istri asal Jakarta tertipu investasi pembuatan seragam sekolah untuk santri diniyah‎ takmiliyah di Kabupaten Purwakarta.

Kasus ini pun dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung.

Surat laporannya tertuang dalam surat nomor STTLP/2912/XII/2019/JBR/Polrestabes pada 23 Desember.

Pelapor, Prasta F, sang suami, mengatakan, kasus ini berawal dari ajakan pria asal Majalaya berinisial F menyetorkan dana untuk pembuatan seragam diniyah takmiliyah.

"F ini tawarin ke istri saya pekerjaan membuat seragam untuk se-Kabupaten Purwakarta. Katanya pemberi kerjanya Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Purwakarta, nilai kontraknya Rp 2,1 miliar," ujar Prasta di Bandung, Kamis (6/2/2020).

Menurut Prasta, F merupakan cucu tokoh dan pengusaha tekstil di Majalaya, Kabupaten Bandung. Kemudian, berdasarkan bujukan dari F, baju seragam itu akan disalurkan oleh FKDT Purwakarta ke madrasah di Purwakarta.

"‎Kami bikin kontrak segala rupa. Kontraknya diteken di TSM Kota Bandung, 2 Agustus 2019. Kami percaya saja karena dia menyertakan surat penawaran pekerjaan dengan kop surat FKDT Purwakarta," ujar dia.

Dari penawaran Rp 2,1 Miliar itu, Prasta dan istrinya menyanggupi investasi senilai Rp 300 juta dan diserahkan pada F. Disebutkan, pembuatan seragam batik santri madrasah itu untuk 30 ribu stel.

"Uang Rp 300 juta itu dengan perjanjian akan memberi keuntungan sebesar 55 persen dengan jangka waktu 4 bulan sejak 2 Agustus hingga 2 Desember," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved