Bocah Tenggelam di Sungai Cimanuk

Bocah yang Tenggelam di Sungai Cimanuk Indramayu Diinfokan Mengambang di Muara Waledan, Hasil Nihil

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap EEK, bocah malang berusia 8 tahun hingga ke Muara Waledan yang berbatasan langsung dengan laut lepas.

Bocah yang Tenggelam di Sungai Cimanuk Indramayu Diinfokan Mengambang di Muara Waledan, Hasil Nihil
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tim SAR Gabungan saat menyisir Sungai Cimanuk di sekitaran Bendung Waledan Indramayu, Kamis (6/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap EEK, bocah malang berusia 8 tahun hingga ke Muara Waledan yang berbatasan langsung dengan laut lepas, Kamis (6/2/2020).

Adapun EEK sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk Indramayu saat memancing bersama seorang teman sebayanya di lokasi yang tidak jauh dari kediaman korban.

Insiden itu terjadi di Sungai Cimanuk Blok Karanganyar, Desa/Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu pada Selasa (4/2/2020) sekitara pukul 11.55 WIB.

Adapun pencarian hingga ke Muara Waledan itu dilakukan Tim SAR Gabungan setelah mendapat informasi dari warga setempat.

Komandan Tim Pencarian Basarnas Pos SAR Cirebon, Yoga mengatakan, setelah mendapat laporan itu tim langsung menuju lokasi didampingi dengan warga setempat yang melihat korban.

"Laporannya pukul 10.40 WIB, karena tim masih melakukan penyisiran, sekitar pukul 12.00 WIB kami segera menuju titik lokasi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Bendung Waledan di Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, warga setempat menerangkan melihat sosok anak-anak mengambang di sekitar Muara Waledan.

Namun, saat Tim SAR Gabungan meninjau langsung lokasi yang ditunjukan warha, hasilnya masih nihil.

Di Muara Waledan, Tim SAR Gabungan juga tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Karena ada informasi, bahwa di Muara Waledan ada temuan jadi tiga SRU dengan perahu karet menuju ke sana, tapi hasilnya nihil," ucap dia.

Dalam hal ini, pihaknya akan terus berusaha mencari keberadaan korban dengan menyisir sekitar Bendung Waledan sampai Muara Waledan.

"Kalau sesuai SOP, pencarian akan dilakukan selama 7 hari," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved