VIDEO - Sumur Tua di Kihapit Leuwigajah Tiba-tiba Keluarkan Uap dan Air Panas, Kok Bisa Ya?

Namun, Ridwan mengatakan, sepengatahuannya bangunan tersebut tidak ada pipa gas, hanya digunakan untuk pendistribusian tabung gas.

Laporan Wartawan Tribun, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Fenomena tak lazim terjadi di suatu rumah di Jl Kihapit Barat RT 02, RW 09, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Uap panas muncul dari dalam sumur yang ada di sekitar rumah yang dihuni oleh Hambali (68) dan istrinta Aisah (67). Uap panas yang muncul dari sumur berkedalaman sekira 27 meter tersebut, disadari oleh Hambali pada Rabu (29/1/2020).

Ridwan Fauzi, anal dari Hambali saat ditemui Tribun Jabar di lokasi (03/2/2020) menjelaskan bahwa usia sumur tersebut sudah 47 tahun.

"Orangtua sadarnya hari Rabu, kami sepakat untuk tidak melaporkan, kami menunggu samapai Kamis siang, jika masih ada uap panas, maka kami laporkan ke pihak RT. Ternyata sampai Kamis siang, uap tersebut masih terasa dan terlihat muncul dari dalam sumur," kata Ridwan Fauzi kepada Tribun Jabar, Senin (3/2/2020).

Ridwan menjelaskan, sejak Rabu hingga Jumat, suhu air yang diambil dari dalam sumur mencapai 42 derajat celcius. Namun, saat Tribun Jabar menyambangi lokasi, Ridwan memperlihatkan suhu air dari dalam sumur sudah turun menjadi 30 derajat celcius.

Tidak ada aroma seperti bau belerang dari air maupun uap tersebut. Terasa normal, hanya saja saat Tribun mencoba memasukkan tangan ke arah sumur, masih terasa hangat.

"Lihat saja papan penutup sumur ini, masih ada bulir-bulir air, biasanya papan ini kering tanpa lembab sedikit pun," kata Ridwan sembari meraba papan penutup mulut sumur.

Video Siswa SMP di Malang Meronta Kesakitan Viral, Diduga Dibully 7 Temannya, Ini Fakta-faktanya

Setelah Perhiasan Lina Senilai Rp2 Miliar Raib, Kini Uang Titipan Rizky Febian Rp4 M Dipertanyakan

EMOSI Lihat Update Status Istri di Facebook, Suami Mengamuk, Istri Ditusuk lalu Tewas, Suami Minggat

Karena khawatir, Ridwan dan orangtuanya memberitahu kepada pihak berwenang seperti pihak Pertamina dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi.

Pasalnya, berjarak kurang dari 500 meter, terdapat bangunan milik Pertamina untuk gudang penyimpanan tabung gas. Namun, Ridwan mengatakan, sepengatahuannya bangunan tersebut tidak ada pipa gas, hanya digunakan untuk pendistribusian tabung gas.

"Setahu saya , sepanjang Jalan Kerkof ini enggak ada pipa gas. Jumat (31/1/2020) pihak Pertamina sudah mengambil sampel air dua jerigen dari sumur. Hasilnya, secara lisan mereka katakan bahwa tidak ada unsur gas dari Pertamina," katanya.

16 Anggota Polda Jabar Diberhentikan Secara Tidak Hormat, Ada 5 Anggota Terlibat Kasus Narkotika

Begini Cara Benar Untuk Merawat Luka Diabetes, Agar Tidak Menjadi Lebih Parah dan Diamputasi

Saat ditemui Tribun Jabar, Ridwan sedang duduk di samping rumahnya tepatnya di depan ruangan tempat sumur berada. Ia sedang memeriksa air dari sumur menggunakan alat "Total Dissolve Solid (TDS)". Berdasarkan penelusuran Tribun, TD merupakan padatan yang terlarut dalam larutan baik berupabzat organik maupun anorganik.

"Hasil TDS nya saat ini 256 dan suhunya 30 derajat celcius," katanya. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved