Kesal Ditagih Utang, Pegawai Kedai Mi Ramen di Bandung Dalangi Penyekapan dan Pembunuhan Berencana

Kesal ditagih utang, pegawai kedai ramen di Bandung mendalangi penyekapan dan pembunuhan berencana.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, didampingi Wakapolresta Bandung, AKBP A Agus R dan Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Agta Bhuwana menunjukkan barang bukti, di Mapolresta Bandung, Senin (3/2/2020). 

Menurutnya, korban merupakan penagih utang dan tersangka merupakan orang yang berutang kepada korban.

"Sehingga muncul inisiatif untuk melakukan pembunuhan, sudah dilakukan penahanan 5 tersangka, sisanya masih kami lakukan pengejaran dan upaya penangkapan," ucapnya.

Hendra mengungkapkan korbannya sudah meninggal dan belum ditemukan,

"Untuk korban kami menunggu pelaku utama dan ketika pelaku utama berhasil ditangkap kami lakukan pencarian," katanya.

Sebab menurut Hendra, jasad korban dibuang oleh pelaku utama L, sedangkan pelaku utama masih dilakukan pengejaran.

"Mudah-mudahan di daerah Jatim dalam waktu cepat bisa kami tangkap L," ucapnya.

Untuk kasus tersebut kata Hendra, terkena pasal 340, terkait pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup penjara atau hukuman mati.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga telah mengamankan barang bukti, seperti mobil yang digunakan pelaku membawa korban, sepeda motor, pisau yang digunakan pelaku, batu, pakaian berlumuran darah, dan lainnya.

 16 Polisi Polda Jabar Dipecat, Pelanggaran Mulai dari Menipu, Kasus Narkoba, Hingga Pencurian

 Pria asal Brebes Ditemukan Tewas Tergeletak di Sebuah Mess di Indramayu, Ini Dugaan Polisi

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved