Tingkat Pengangguran di Kabupaten Indramayu Mengalami Penurunan di 2019 Mencapai 8,28 Persen

Dari 1.314 orang yang mengikuti pelatihan, sebanyak 470 orang atay 35,77 persen sudah bekerja di berbagai perusahaan.

Tingkat Pengangguran di Kabupaten Indramayu Mengalami Penurunan di 2019 Mencapai 8,28 Persen
Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Masyakat saat mengikuti program Balai Latihan Kerja (BLK) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Kamis (30/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tingkat pengangguran di Kabupaten Indramayu terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir.

Data pada BPS tentang Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencatat, pada tahun 2017 pengangguran di Kabupaten Indramayu sebesar 8,64 persen, tahun 2018 sebesar 8,36 persen, dan tahun 2019 sebesar 8,28 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih mengatakan, penyumbang terbesar turunnya angka pengangguran di Kabupaten Indramayu, yakni berkat adanya Balai Latihan Kerja (BLK).

Kursi Ecobrick Karya Para Lansia Indramayu Cantik Ala Generasi Milenial, Banyak Dilirik Para Pembeli

Mengais Rezeki Dari Kerajinan Kursi Ecobrick, Para Lansia Indramayu Kampanyekan Peduli Lingkungan

"Pasalnya alumni BLK mayoritas telah bekerja atau memiliki usaha mandiri," ujar dia di kantor Disnaker Kabupaten Indramayu, Kamis (30/1/2020).

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Kabupaten Indramayu, Asep Kurniawan mengatakan, pemerintah melalui BLK terus berupaya memberi pelatihan berbasis kompetensi guna meningkatan skill atau keahlian para pencari kerja.

Hal ini guna mematangkan para pencari kerja asal Kabupaten Indramayu agar memiliki daya saing dengan para pencari kerja lainnya dari berbagai daerah.

Asep Kurniawan juga tidak menampik adanya BLK ini turut memicu semangat para pencari kerja untuk menjadi wirausaha, mereka mengembangkan usaha mereka secara mandiri berbekal ilmu yang sudah didapat selama pelatihan.

Keuletan Para Lansia Indramayu dalam Membuat Kursi Ecobrick dari Limbah Botol dan Plastik Kemasan

VIRAL Diduga Bakso Berbahan Daging Tikus di Madiun Ramai di Status WhatsApp, Begini Ceritanya

"Untuk tahun 2019 lalu, kita mampu mendidik dan memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada 1.314 orang," ujar dia.

Dari 1.314 orang yang mengikuti pelatihan, sebanyak 470 orang atau 35,77 persen sudah bekerja di berbagai perusahaan.

Sebanyak 465 orang atau 35,39 persen memilih untuk membuka usaha mandiri atau wirausaha.

Sedangkan, sebanyak 379 orang atau 28,84 persen saat ini masih belum bekerja.

Sempat Mengucap Istigfar Wanita Ini Meninggal Dibunuh Sang Mantan Suami Hingga Bersimbah Darah

FOTO-FOTO Pasar di Indonesia yang Jual Daging Hewan Tak Biasa dari Kelelawar, Kucing Hingga Anjing

Dirinya berharap, dengan memberi kompetensi keahlian kepada para pencari kerja, angka pengangguran di Kabupaten Indramayu bisa semakin ditekan.

“Alhamdulilah BLK Indramayu ini bisa menghantarkan masyarakat untuk bekerja di berbagai perusahaan dengan kompetensi keahlian yang dimilikinya maupun usaha mandiri," ucap dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved