Pasien Suspect Corona Cirebon Diinkubasi Selama 14 Hari di Ruang Isolasi RSUD Waled Cirebon

Dokter yang bertanggung jawab menangani SY di RSUD Waled, dr Ahmad Fariz, menyebutkan saat ini kondisi SY sudah membaik.

Pasien Suspect Corona Cirebon Diinkubasi Selama 14 Hari di Ruang Isolasi RSUD Waled Cirebon
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni (kedua kanan), Direktur RSUD Waled, dr Budi S Soenjaya (ketiga kanan), dokter yang bertanggung jawab menangani SY di RSUD Waled, dr Ahmad Fariz (kanan), beserta jajarannya saat konferensi pers di Dinkes Kabupaten Cirebon, Selasa (28/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pasien suspect corona berinisial SY masih dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Dokter yang bertanggung jawab menangani SY di RSUD Waled, dr Ahmad Fariz, menyebutkan saat ini kondisi SY sudah membaik.

Namun, pihaknya belum memindahkan perawatan pasien dari ruang isolasi RSUD Waled.

Empat Anggota Keluarga Pasien Suspect Cirebon dalam Pengawasan Karena Pernah Kontak dengan Pasien

Enam PNS Majalengka dan 43 Orang Warga Terjaring Razia Satpol PP, Karena Berkeliaran Saat Jam Kerja

"Masa inkubasi nova coronavirus itu 14 hari dan ada indikasi lainnya sehingga pasien belum dipindah," ujar dr Ahmad Fariz dalam konferensi pers di Dinkes Kabupaten Cirebon, Selasa (28/1/2020).

Ia mengatakan, pasien juga terindikasi ada paparan setelah mendatangi daerah berisiko dalam hal ini Taiwan.

SY sendiri diketahui menghadiri National Sales Conference di Taiwan pada awal bulan ini dan kembali ke Tanah Air pada 15 Januari 2020.

"Dari situ kita tidak bicara berapa lama di daerah berisikonya, tapi fokus pada gejala yang dialami setelah dari sana selama masa inkubasi itu," kata dr Ahmad Fariz.

Berdasarkan hasil assesment itu, menurut dia, pasien dianggap masuk dalam masa inkubasi corona karena masih 12 hari setelah kepulangannya dari Taiwan.

Tes Kepribadian Kepalan Tangan, Nomor 2 Memiliki Bakat, Pesona, dan Kharisma, yang Lumayan Mencolok

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Periode 28-29 Januari 2020: Jabar Potensi Hujan Lebat Disertai Angin

Karenanya, tim medis belum memindahkan pasien dari ruang isolasi meski secara umum kondisinya telah membaik.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved