Sungai Citarum Meluap

Daerah Terendam Banjir di Kabupaten Bandung Jadi 5 Kecamatan, 18.636 Jiwa Terdampak Banjir Citarum

awalnya banjir terjadi pada Kamis (23/1) akibat intensitas hujan yang tinggi hampir merata di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung

Daerah Terendam Banjir di Kabupaten Bandung Jadi 5 Kecamatan, 18.636 Jiwa Terdampak Banjir Citarum
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pengguna jalan naik perahu melitasi genangan banjir di Kampung Babakan Sangkuriang, Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (24/1/2020). Banjir akibat dari meluapnya Sungai Citarum saat hujan deras dan merata mengguyur Bandung itu menghambat aktivitas warga yang biasa memanfaatkan akses jalan pintas lewat jembatan gantung dari Babakan Sangkuriang, Kecamatan Dayeuhkolot ke Kampung Parunghalang Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung atau sebaliknya. 

Laporan Wartawan Tribun, M Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan jumlah pengungsi bencana banjir di Kabupaten Bandung terus bertambah, begitupun dengan luasan banjir yang awalnya menggenangi empat kecamatan pada Jumat (24/1), menjadi lima kecamatan pada Sabtu (25/1).

Jumlah pengungsi di Kecamatan Dayeuhkolot pada Sabtu (25/1) pukul 07.30 WIB, yakni 43 keluarga atau 133 jiwa, 9 lansia, 5 balita, dan 1 bayi. Pengungsi di Kecamatan Baleendah 34 keluarga atau 115 jiwa, 22 lansia, 6 balita, 2 ibu menyusui, dan 1 penyandang disabilitias.

Dengan demikian, total pengungsi di dua kecamatan ini adalah 77 keluarga atau 248 jiwa, 31 lansia, 11 balita, 2 ibu menyusui, dan masing-masing 1 bayi dan penyandang disabilitas. Angka ini bertambah dari sehari sebelumnya yakni 63 keluarga atau 193 jiwa.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana pada BPBD Provinsi Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu, mengatakan awalnya banjir terjadi pada Kamis (23/1) akibat intensitas hujan yang tinggi hampir merata di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung

"Air kembali meningkat pada tanggal Sabtu (25/1) pukul 23.30 WIB akibat dari intensitas hujan yang tinggi," kata Budi melalui ponsel, Sabtu (25/1).

Data terbaru banjir di Kecamatan Dayeuhkolot tinggi muka air (TMA) mencapai 10-160 cm, di Kecamatan Bojongsoang TMA 10-20 cm atau turun dari 10-150 cm pada hari sebelumnya, di Kecamatan Baleendah TMA 20-170 cm atau naik dari 10-120 cm, Kecamatan Rancaekek TMA 10-150 cm atau naik dari 10-60 cm, dan Kecamatan Majalaya TMA 10-70 cm.

Penampilan Mulan Jameela Dikritik saat Rapat DPR, Saltum Celananya Disebut Kayak Mau Piknik

Bibi Ardiansyah Blak-blakan Umbar Rahasia Malam Pertama dengan Vanessa Angel: Begini Rasanya

Vina Drop Saat Video Mesum 3 Lawan 1 Vina Garut Diputar di Persidangan, Pemeran Cowok Bilang Fantasi

Hasil pencatatan terakhir, katanya, menyebutkan jumlah rumah terendam banjir adalah milik 5.640 keluarga atau 18.636 jiwa. Angka ini meningkat dari sehari sebelumnya yang masih 5.142 keluarga atau 16.945 Jiwa.

Selain itu, tercatat 4 sekolah dan 17 rumah ibadah pun ikut terendam. Jalan Andir-Katapang tidak bisa dilalui kendaraan dan beberapa jalan lainnya tergenang terutama di Baleendah dan Dayeuhkolot.

"Warga Kabupaten Bandung yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Bandung ini tersebar, ada yang di aula kantor desa atau Gedung Institut Karate-Do Nasional atau Inkanas Baleendah," katanya.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved