Dinkes Kabupaten Cirebon Bakal Evaluasi Program Unggulan 2019 yang Belum Mencapai Target
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon bakal mengevaluasi program unggulan 2019 yang belum mencapai target.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon bakal mengevaluasi program unggulan 2019 yang belum mencapai target.
Sedikitnya ada 12 program unggulan di bidang pelayanan kesehatan yang dicanangkan Dinkes Kabupaten Cirebon pada 2019.
Di antaranya, pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir, balita, penderita diabetes melitus, orang dengan gangguan jiwa berat, usia lanjut, usia produktif, usia pendidikan dasar, penderita hipertensi, ibu hamil, ibu bersalin, orang dengan Tubercolusis (TB), dan orang dengan risiko terinfeksi HIV.
• Tiga Turis di Bali Diduga Terjangkit Virus Corona, Kini Diisolasi di RSUP Sanglah

"Kami akan membahasnya lagi termasuk dengan jajaran puskesmas," kata Enny Suhaeni saat ditemui Ekspos SKPD Tahun Anggaran 2020 di Dinkes Kabupaten Cirebon, Jl Sunan Muria, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/1/2020).
Ia mengatakan, pembahasan itu dilakukan untuk mencari solusi bersama sehingga tahun ini seluruh program unggulan itu bisa mencapai target.
Enny mengakui pada dasarnya sudah tidak ada alasan lagi program-program tersebut tidak memenuhi target.
• Kabar Baik, Tahun Baru Imlek 2020, Game PC di Platform Steam Diskon Besar-besaran Sampai 75 Persen
Pasalnya, dukungan dari segi anggaran dianggap mencukupi dan SDM yang dimiliki juga sudah terpenuhi.
"Sekarang itu tinggal bagaimana meningkatian koordinasi dengan instansi lain," kata Enny Suhaeni.
Menurut dia, program yang dicanangkan Dinkes Kabupaten Cirebon memang membutuhkan bantuan dari organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
Jika koordinasi dengan OPD maupun instansi lain bagus, maka bukan tidak mungkin realisasi program unggulan itu mencapai 100 persen.
Ia mengatakan, pelaksanaan program tersebut akan menjadi lebih ringan saat dibantu oleh pihak lainnya.
"Saya juga berpesan agar puskesmas lebih intensif lagi berkoordinasi dengan UPT lain dan kecamatan," ujar Enny Suhaeni.
• Jarang Dilakukan, 4 Cara Ini Ternyata Bisa Hilangkan Kolesterol Jahat di Dalam Tubuh
Sejumlah Program Tak Mencapai Target
Sejumlah program 2019 yang disusun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon rupanya masih belum mencapai target.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, dari 12 progam unggulan yang disusun selama 2019 baru empat di antaranya yang mencapai target.
Sementara delapan program lainnya belum mencapai yang ditargetkan meski realisasinya rata-rata cukup bagus.
• Vanessa Angel Bikin Sang Suami Puas Saat Malam Pertama, Begini Jawaban Bibi Ardiansyah Saat Ditanya
"Tapi memang ada sejumlah program yang realisasinya juga masih minim," kata Enny Suhaeni saat ditemui Ekspos SKPD Tahun Anggaran 2020 di Dinkes Kabupaten Cirebon, Jl Sunan Muria, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/1/2020).
Ia mengatakan, empat program yang mencapai target ialah pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir, balita, penderita diabetes melitus, dan orang dengan gangguan jiwa berat.
Menurut dia, capaian tiga dari empat program itu juga telah melebihi target atau di atas 100 persen.
Bahkan, realisasi program unggulan untuk pelayanan kesehatan pada penderita diabetes melitus mencapai 159,7 persen.
• Kemenag Majalengka Segera Miliki
• Kumpulan Ucapan Selamat Imlek 2020, Lengkap dalam Bahasa Indonesia, Inggris Hingga Mandarin
Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu
"Untuk realisasi program lainnya itu bervariasi, dari mulai 9,67 persen hingga 96,66 persen," ujar Enny Suhaeni.
Enny mengatakan, capaian program unggulan yang masih jauh dari target itu misalnya, pelayanan kesehatan pada usia lanjut, usia produktif, dan penderita hipertensi.
Realisasi ketiganya juga tercatat masih di bawah 20 persen, bahkan untuk pelayanan kesehatan pada usia lanjut baru mencapai 9,67 persen.
Selain itu, program yang realisasinya tinggi meski tidak mencapai target di antaranya, pelayanan kesehatan pada ibu hamil, ibu bersalin, orang dengan Tubercolusis (TB), dan orang dengan risiko terinfeksi HIV.
"Ekspos ini juga menjadi ajang evaluasi sehingga diharapkan program yang tidak mencapai target pada 2019, tahun ini bisa tercapai," kata Enny Suhaeny.
Ekspos SKPD Tahun Anggaran 2020 di Dinkes Kabupaten Cirebon itu dihadiri Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.
Selain itu, para petugas jajaran Dinkes Kabupaten Cirebon dan perwakilan 60 puskesmas se-Kabupaten Cirebon juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.