Wacana Penghapusan Tenaga Honorer Bisa Tingkatkan Pengangguran, Ada 5000 Tenaga Honorer di Indramayu

Winaryo menyampaikan, sekarang ini sedikitnya ada sekitar 5.000 pegawai tenaga honorer atau pekerja lepas di lingkungan Pemkab Indramayu.

Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Winaryo, Selasa (21/1/2020) 

Menurut dia, persoalan tersebut mesti menjadi pertimbangkan pemerintah pusat.

Pasalnya, kekurangan atau kekosongan itu tidak terlepas dari kebijakan yang dibuat pemerintah sendiri.

"Begini, saya pikir kekurangan itu karena kebijakan pemerintah, yang namanya kepegawaian itu kan di pusat izinnya, seperti izin menambah pegawai, dan lain-lain itu dari pusat," ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah pusat harus memikirkan bagaimana mengisi kekosongan sebelum memutuskan penghapusan tenaga honorer, baik berupa pengangkatan PNS maupun PPPK.

WOW Nenek Ini Jadi Bintang Film Dewasa Tertua di Dunia, Ia Hanya Ingin Bermain dengan Brodong

VIDEO VIRAL Ibu-ibu Hina Seorang PKL Karena Pacaran Dengan Anaknya, Bilang Tidak Selevel

"Jadi seharusnya itu dipenuhi dulu bagian pegawai yang kosong baru dihapuskan, kalau lebih dahulu dihapuskan ini tidak akan bisa jalan," ujarnya.

Seperti diberikan sebelumnya, Pemerintah pusat berencana menghapus tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai non-PNS di instansi pemerintahan.

Sebagai gantinya, di instansi pemerintah hanya akan ada PNS dan PPPK (pegawai pemerin­tah dengan perjanjian kerja).

Terancam Terhenti

Pemerintah pusat berencana menghapus tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai non-PNS di instansi pemerintahan.

Sebagai gantinya, di instansi pemerintah hanya akan ada PNS dan PPPK (pegawai pemerin­tah dengan perjanjian kerja).

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved