Wacana Penghapusan Tenaga Honorer Bisa Tingkatkan Pengangguran, Ada 5000 Tenaga Honorer di Indramayu

Winaryo menyampaikan, sekarang ini sedikitnya ada sekitar 5.000 pegawai tenaga honorer atau pekerja lepas di lingkungan Pemkab Indramayu.

Wacana Penghapusan Tenaga Honorer Bisa Tingkatkan Pengangguran, Ada 5000 Tenaga Honorer di Indramayu
Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Winaryo, Selasa (21/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah pusat mesti mengkaji secara matang terkait rencana penghapusan tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai non-PNS di instansi pemerintahan.

Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Winaryo mengatakan, akan ada banyak pegawai yang terancam menganggur akibat rencana tersebut.

"Kalau misal diputus akan meningkatkan juga tingkat pengangguran, karena mereka tidak memiliki pekerjaan lagi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (21/1/2020).

Catat! Ini Lokasi Pelaksanaan Ujian SKD CPNS 2019 di Wilayah III Cirebon, Ciayumajakuning

Kegiatan Belajar Mengajar Ratusan SD di Indramayu Terancam Terhenti Jika Tenaga Honorer Dihapuskan

Winaryo menyampaikan, sekarang ini sedikitnya ada sekitar 5.000 pegawai tenaga honorer atau pekerja lepas di lingkungan Pemkab Indramayu.

Adapun yang terbanyak ada di bidang pendidikan, yakni hampir 3.000 pegawai.

"Dari bidang pendidikan itu guru SD terbanyak, menurut data di kita ada 900 SD kalau di rata-ratakan guru PNS-nya hanya ada 3 orang dari 6 kelas, jadi hampir 3 ribu pegawai yang hilang kalau benar dihapuskan, akan berdampak sekali," ujarnya.

Meski demikian, regulasi terkait rencana tersebut hingga sekarang belum diterima Pemkab Indramayu dari pemerintah pusat.

Namun, Winaryo khawatir, selain mengakibatkan ribuan pegawai menjadi pengangguran, rencana itu juga berakibat pada terhentinya kegiatan belajar mengajar di ratusan SD di Indramayu.

BPBD Kabupaten Cirebon Sebut Desa Gamel Langganan Banjir Sejak Tiga Tahun Lalu

Kehabisan Blangko Sejak Juli 2019, Disdukcapil Kota Cirebon Sudah Keluarkan 11 Ribu Suket

Dalam hal ini, Winaryo menyoroti kekosongan-kekosongan tersebut sehingga pemerintah mesti mengangkat tenaga honorer.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved