VIDEO - Jembatan Ciherang Ambruk, Jalur Penghubung Dua Desa di Kabupaten Majalengka Terputus

jembatan yang dibangun pada 2016 lalu itu, sehari-harinya dimanfaatkan warga untuk akses jual beli hasil panen dan beberapa kerajinan.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Jembatan Ciherang yang menghubungkan Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji dan Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh ambruk.

Ambruknya jembatan diduga disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengakibatkan pondasi jembatan tak kuat menahan derasnya arus sungai.

Kepala Desa Jayi, Wasta saat ditemui di Balai Desa mengatakan, kejadian ambruknya jembatan terjadi pada Minggu (19/1/2020) pagi sekitar 08.30 WIB.

Akibatnya, jalur yang menghubungkan dua desa dari dua kecamatan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

"Ya, kejadiannya waktu Minggu, karena hujan terus menerus terjadi. Pondasi tidak kuat menahan beban arus yang besar," ujar Wasta, Selasa (21/1/2020).

Ia menceritakan, jembatan yang dibangun pada 2016 lalu itu, sehari-harinya dimanfaatkan warga untuk akses jual beli hasil panen dan beberapa kerajinan.

Lucinta Luna Dandan Ala Wonder Woman, Di-Bully Habis, Dibilang Enggak Pantas, Cocoknya Wonder Man

ADU Cantik Foto Rambut Acak-acakan Bangun Tidur, Via Vallen Vs Nella Kharisma, Siapa Lebih Cantik?

Penyakit Mematikan Ini Sembuh dengan Cara Mengonsumsi Daun Pepaya, Manfaatnya Tak Bisa Diremehkan

Ambruknya jembatan, menyebabkan warga harus rela menggunakan jalan lainnya yang memakan waktu lebih lama.

"Sehari-harinya ya dibuat jual beli hasil panen, soalnya kan kalau lewat sini lebih singkat hanya berjarak 1 kilometer ke Pasar Rajagaluh, kalau memutar bisa sampai 5 kilometer bahkan lebih," ucapnya.

Jembatan Ciherang yang menghubungkan Desa Jayi dan Desa Cisetu ambruk
Jembatan Ciherang yang menghubungkan Desa Jayi dan Desa Cisetu ambruk (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Wasta menambahkan, dirinya tak mengetahui faktor apa yang menyebabkan ambruknya jembatan yang baru dibangun sekitar 4 tahun lalu itu atau tahun 2016.

Pihaknya, sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved