Cegah DBD dan Malaria, Makorem 063/SGJ Lakukan Fogging di Lingkungan Kompleks Makorem
Kepulan asap tebal dari alat fogging itu tampak memenuhi kompleks Makorem 063/SGJ.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sejumlah prajurit tampak melakukan fogging di Makorem 063/SGJ, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Selasa (21/1/2010).
Kepulan asap tebal dari alat fogging itu tampak memenuhi kompleks Makorem 063/SGJ.
Dari mulai gedung utama, kantor staf, gudang senjata, gudang logistik, hingga lainnya.
Selain itu, fogging juga dilakukan di seluruh rumah dinas prajurit yang berada di asrama Korem 063/SGJ.
Kapenrem 063/SGJ, Mayor Inf Uci Karlan, mengatakan, fogging itu dilakukan untuk mencegah demam berdarah dengue (DBD) dan malaria.
Sebab, dua penyakit itu kerap menjadi momok menakutkan bagi para prajurit saat musim hujan seperti sekarang.
"Mudah-mudahan fogging ini bisa mencegah DBD dan malaria terhadap prajurit dan keluarganya di perkantoran serta asrama," ujar Uci Karlan saat ditemui usai kegiatan.
Ia mengatakan, fogging itu dilaksanakan atas arahan Danrem 063/SGJ, Kolonel Arm Maryudi, dan berkoordinasi dengan jajaran Denkesyah 03.04.03 Cirebon.
• Lutfi Alfiandi Pelajar STM Sang Pembawa Bendera Saat Demo Mengaku Disetrum dan Dipukuli Penyidik
• Menyambut Imlek, Patung Dewa di Klenteng An Tjeng Bio Indramayu Dimandikan Juru Kunci
• Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi dan Hujan Guntur di Beberapa Wilayah Indonesia
Pihaknya juga mengimbau agar seluruh prajurit dan keluarganya selalu menjaga kebersihan lingkungan kerja serta tempat tinggalnya.
Di antaranya, rutin membersihkan selokan dan sampah plastik untuk menghindari genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab penyakit DBD serta malaria.
"Upaya-upaya sederhana semacam itu bisa memberantas jentik nyamuk, jadi setelah fogging ini yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan," kata Uci Karlan.