Penangkapan Perampas HP di Cirebon

Komplotan Perampas HP Penjual Roti Bakar di Kota Cirebon Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

kursi milik penjual roti bakar yang rusak akibat dipukul pelaku menggunakan golok turut diamankan sebagai barang bukti.

Komplotan Perampas HP Penjual Roti Bakar di Kota Cirebon Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Dua anggota komplotan perampas HP penjual roti bakar saat diinterogasi dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jl Veteran, Kota Cirebon, Jumat (17/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Komplotan perampas HP penjual roti bakar di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, terancam hukuman 12 tahun penjara.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, komplotan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Pasalnya, komplotan tersebut selalu menggunakan senjata tajam saat beraksi untuk mengancam korbannya.

"Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara," ujar Roland Ronaldy saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jl Veteran, Kota Cirebon, Jumat (17/1/2020).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy (kanan), beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari komplotan yang merampas HP penjual roti bakar dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (17/1/2020).
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy (kanan), beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari komplotan yang merampas HP penjual roti bakar dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (17/1/2020). (TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAIHAQI)

Ia mengatakan, saat ini baru dua anggota komplotan itu yang diamankan jajarannya.

Kedua warga Kabupaten Cirebon itu masing-masing berinisial AR (20) dan TR (22).

"Dua pelaku lain masih kami kejar dan mereka sudah ditetapkan sebagai DPO," kata Roland Ronaldy.

Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dua bilah golok dan pedang yang biasa digunakan pelaku untuk mengancam korban.

Selain itu, kursi milik penjual roti bakar yang rusak akibat dipukul pelaku menggunakan golok turut diamankan sebagai barang bukti.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved