TKI Indramayu Meninggal di Jepang

TKI Asal Indramayu Meninggal di Jepang, Keluarga Tak Punya Duit Pulangkan Jenazah, Dikubur di Jepang

Kakak kandung Ayo Sunaryo, Cartini (50) mengatakan, sudah berusaha memulangkan adiknya agar bisa dimakamkan di kampung halaman.

TKI Asal Indramayu Meninggal di Jepang, Keluarga Tak Punya Duit Pulangkan Jenazah, Dikubur di Jepang
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Foto Ayo Sunaryo (34) TKI yang meninggal saat bekerja di Jepang, Kamis (16/1/2020). 

Sementara, kabar Ayo Sunaryo meninggal dunia disampaikan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang.

Residence Card Japan milik Ayo Sunaryo (34) yang meninggal akibat penyakit kanker otak saat bekerja di Jepang.
Residence Card Japan milik Ayo Sunaryo (34) yang meninggal akibat penyakit kanker otak saat bekerja di Jepang. (ISTIMEWA)

 VIRAL Percakapan Denny JA Minta Jatah Jabatan Komisaris Inalum ke Luhut Panjaitan, Begini Isinya

Hanya saja, yang membuat keluarga terpukul ialah jenazah Ayo Sunaryo rupanya tidak bisa dipulangkan ke Indonesia.

Kendala biaya karena tidak ada pihak yang menanggung biaya meninggalnya Ayo Sunaryo membuat keluarga hanya bisa berpasrah.

Disampaikan Cartini, Ayo Sunaryo merupakan TKI ilegal di Jepang, dia berangkat menggunakan visa turis pada 2017 lalu.

 Asal Usul Kesaktian Ningsih Tinampi, Berawal dari Sakit Hati Suami Selingkuh, Dapat Wejangan Dukun

Hal itu yang mengakibatkan Ayo Sunaryo tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah, termasuk untuk pemulangan jenazah ke Indonesia.

Pihak keluarga diketahui mesti mengeluarkan biaya pribadi sebesar Rp 250-300 juta untuk pemulangan jenazah Ayo Sunaryo jika ingin dikuburkan di Indonesia.

"Dampak dari ilegal ini sih, jadi tidak ada yang mengurus. Terus katanya kalau ibu punya uang Rp 250 atau Rp 300 juta iya boleh dibawa pulang, tapi saya cari uang segitu banyak dari mana," ujarnya.

 Isi Chat Denny JA Minta Jatah Jabatan Komisaris Inalum ke Luhut Tersebar dan Viral, Begini Isinya

Kini, jenazah Ayo Sunaryo sudah di makamkan di Jepang, keluarga pun disampaikan Cartini tidak mengetahui secara pasti lokasi pemakaman Ayo Sunaryo di sana.

"Kalau saya sih pengen dibawa pulang, walaupun orangnya sudah gak ada ya saya pengen dibawa pulang, dimakamin di sini," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved