Tiang Listrik dan Lampu PJU di Jalan Lohbener Indramayu Miring, Dua di Antaranya Sudah Roboh

Dua tiang PJU di antaranya bahkan dalam kondisi roboh, tiang itu menimpa bangunan yang berada di sampingnya.

Tiang Listrik dan Lampu PJU di Jalan Lohbener Indramayu Miring, Dua di Antaranya Sudah Roboh
Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Wartaka saat menunjukan tiang lampu PJU yang roboh di Jalan Lohbener-Cirebon tepatnya di Desa/Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (16/1/2020). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah tiang listrik dan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) sepanjang Jalan Lohbener tepatnya di Desa/Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu kondisinya miring.
Pantauan Tribuncirebon.com, sepanjang jalan tersebut hingga Pos Polantas Linkar Lohbener sedikitnya ada 13 tiang yang kondisinya memprihatinkan.
Dua tiang PJU di antaranya bahkan dalam kondisi roboh, tiang itu menimpa bangunan yang berada di sampingnya.
Warga setempat, Wartaka (50) mengatakan, kondisi memprihatinkan tiang-tiang tersebut sudah berlangsung lama namun hingga sekarang tidak kunjung diperbaiki.
"Padahal sudah ada pihak Dishub waktu itu ke sini ngecek, foto-foto, tapi bilangnya mau ngurusin tiang yang di Terisi dulu, terus sampai sekarang tidak tahu kemana, tidak kesini lagi, ke sini itu sekitar beberapa bulan yang lalu saya lupa tepatnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (16/1/2020)
Wartaka yang juga merupakan pedagang kelontong di dekat lokasi robohnya tiang juga mengaku lapak jualannya hancur tertimpa tiang saat beberapa waktu lalu roboh.
Robohnya tiang disebutkan Wartaka karena kondisi tiang sudah tua dan kropos.
"Mungkin karena angin ya juga kondisinya kan sudah kropos jadi roboh, makanya itu atap warung saya diganti jadi asbes, tadinya itu terpal cuma kan hancur tertimpa," ucapnya.
Kini tiang yang roboh itu Ia tancapkan di tanah di pinggir warung miliknya, tiang itu juga ditopangkan pada sebuah bangunan pabrik agar bisa tetap berdiri.
Wartaka huga mengikat tiang tersebut menggunakan sebuah kawat ke warung miliknya agar tiang tetap seimbang dan tidak jatuh.
"Bahaya, apalagi sekarang lagi musimnya begini (hujan), takut ada yang tertimpa juga ini sangat menganggu warung saya, kalau saya geletakin di tanah takutnya saya nanti yang malah dimarahin," ujar dia.
 
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved