Gelombang Laut Tinggi, Nelayan Diimbau Tidak Melaut di Perairan Laut Jawa Untuk Sementara Waktu

Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan (UPP) Kelas III Indramayu mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak beraktivitas di perairan Laut Jawa

Gelombang Laut Tinggi, Nelayan Diimbau Tidak Melaut di Perairan Laut Jawa Untuk Sementara Waktu
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kapal-kapal nelayan saat bersandar di dermaga Pantai Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/1/2020 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan (UPP) Kelas III Indramayu mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak beraktivitas di perairan Laut Jawa.

Imbauan itu menyusul dengan sudah memasukinya angin musim barat yang membuat tingginya gelombang laut dan angin kencang di perairan Laut Jawa.

Teddy Tunjukkan Bukti 7 Obat Lina saat Diperiksa Polisi, Mantan Asisten Lina: Bunda Anti Minum Obat

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor UPP Kelas III Indramayu, Akir mengatakan, imbauan itu juga diterbitkan melalui surat pemberitahuan Nomor: UM.006/1/01/UPP.IM-2020 per tanggal 7 Januari 2020 lalu.

"Kami memberitahukan kepada kapal-kapal perikanan yang berada di wilayah pengawasan Kantor UPP Kelas III Indramayu agar menunda pelayarannya untuk sementara waktu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (12/1/2020).

Chef Arnold Murka saat Peserta MasterChef Indonesia Ketahuan Curang: Saya Pastikan Kamu Pulang!

Imbauan ini penting diperhatikan khususnya bagi para nelayan kecil yang memiliki kapal berkapasitas di bawah 10 gross ton (GT) maupun kapal wisata yang biasanya beraktivitas di sekitar gugusan Pulau Rakit, termasuk Pulau Biawak dan Pulau Cendekian.

Pasalnya, berdasarkan data dari BMKG, perubahan cuaca dan gelombang tinggi diperkirakan masih akan melanda perairan Laut Jawa hingga beberapa waktu kedepan.

Gelombang tinggi di perairan Laut Jawa diperkirakan berkisar antara 1,20 meter hingga 2,50 meter.

"Gelombang tinggi ini bisa sangat membahayakan keselamatan nelayan," ujarnya.

Persija Jakarta Resmi Rekrut Pemain Timnas Indonesia Evan Dimas Darmono

Selain itu, Akir juga mengimbau kepada nelayan dengan kapal kapasitas besar yang akan melaut agar selalu hati-hati dan waspada.

Mereka diminta untuk melengkapi peralatan keselamatan di kapalnya masing-masing, seperti pelampung dan lain sebagainya.

"Bagi kapal perikanan yang akan berlayar agar selalu melengkapi kapalnya dengan alat-alat keselamatan. Imbauan ini juga sudah kita sebar dan sampaikan kepada nelayan di wilayah kami," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved