Terus Diguyur Hujan Beberapa Kondisi Jalan di Majalengka Makin Rusak, Berlubang Hingga 1 Meter

Pantauan Tribuncirebon.com, di jalan itu terdapat lubang yang cukup besar dengan berdiamater kurang lebih 1 meter.

Terus Diguyur Hujan Beberapa Kondisi Jalan di Majalengka Makin Rusak, Berlubang Hingga 1 Meter
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Kondisi jalan yang berlubang di jalur Desa Nanggewer dengan Desa Jayi Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Majalengka mulai membuat jalan berlubang semakin membesar.

Padahal sebelumya, lubang tersebut belum terlihat membesar seperti sekarang ini.

Seperti yang terlihat di jalan yang menghubungkan Desa Nanggewer dengan Desa Jati di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jumat (10/1/2020).

Pantauan Tribuncirebon.com, di jalan itu terdapat lubang yang cukup besar dengan berdiamater kurang lebih 1 meter.

Lubang yang berada di tengah jalan itu dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan terjadi.

Salah seorang pengendara motor yang melintas, Saprudin (32) mengatakan lubang tersebut jika hujan terjadi tidak tampak ke permukaan.

Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan kepada pengguna jalan baik roda dua maupun empat agar berhati-hati jika melintas.

"Harus ekstra waspada, karena ada lubang besar. Terutama kalau sehabis hujan besar, pasti tertutupi air, jadinya tidak tahu dalamnya lubang itu. Lubang itu bisa saja menjatuhkan sepeda motor," ujar Saprudin, warga Desa Nanggewer tersebut.

Hotel Bintang Tiga Segera Dibangun di Kawasan Bandara Kertajati Majalengka, Investasi Rp 50 Miliar

Polisi Janji Umumkan Hasil Autopsi Kematian Lina Mantan Istri Sule yang Akan Keluar 14 Hari ke Depan

Teddy Suami Mendiang Lina, Diperiksa 4 Jam Lebih, Ditanya Soal Obat dan Makanan, Ini Kata Teddy

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya, Hendri (41) yang mengatakan bahwa kerusakan jalan dijalur alternatif itu sering dilalui pemotor.

Dirinya jug mengingatkan, agar tetap waspada karena kerusakan jalan yang terjadi di titik setelah makan itu semakin besar.

"Yang dikhawatirkan mah banyak anak muda yang suka ngebut, takutnya tidak mengetahui lubang tersebut dan terjadi hal yang tidak diinginkan. Harus ada plang imbauan sepertinya," ucap Hendri.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved