Tidak Hanya BPBD, Anggaran Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Cirebon Bisa Dikelola Dinas Lainnya

untuk bantuan bencana yang bersifat perorangan seperti rumah warga yang ambruk akibat angin kencang atau hujan, anggaran itu dikeluarkan Dinas Sosial

Tidak Hanya BPBD, Anggaran Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Cirebon Bisa Dikelola Dinas Lainnya
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Danlanal Cirebon, Letkol Laut (P) Agung Nugroho (kiri), saat mengecek kesiapan personel Satgas Bencana Alam dalam Gelar Pasukan Satgas Bencana Alam di Mako Lanal Cirebon, Jl Kesunean, Kota Cirebon, Rabu (8/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Pemkab Cirebon menyiapkan Rp 10 miliar untuk Anggaran Tanggap Darurat Bencana 2020.

Kabid Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon, Agung Firmansyah, mengatakan, mekanisme pengelolaan anggaran itu dilakukan oleh dinas terkait atau dalam hal ini ialah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.

"Bantuan yang diberikan juga bukan dalam bentuk uang, melainkan barang yang dibutuhkan korban bencana," kata Agung Firmansyah saat ditemui di BKAD Kabupaten Cirebon, Jl Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (9/1/2020).

Di antaranya, penyediaan tenda darurat, dapur umum, selimut, karpet dan lainnya.

Namun, Agung mengakui anggaran bisa juga dikelola dinas teknis lainnya ketika terjadi bencana yang merusak insfrastruktur.

Jika banjir merusak jembatan dan memutuskan akses perekonomian, maka penggunaannya oleh Dinas PUPR Kabupaten Cirebon.

"Dalam kondisi itu Dinas PUPR dapat menggunakan anggaran BTT dengan catatan pengalihan penggunaan oleh dinas tersebut. Dari belanja tidak langsung menjadi belanja langsung," kata Agung Firmansyah.

Teddy Ancam Lapor Pencemaran Nama Baik, Rizky Febian Tertawa, Sule : Emang Ada Namanya?

KESAKSIAN Bu Kosim, Orang yang Memandikan Jenazah Lina Mantan Istri Sule, Berani Ungkap Hal Ini

Iran Ancam Bombardir Israel, PM Israel Jawab Santai: Siapapun yang Serang Bakal Dapat Pukulan Keras

Sementara untuk bantuan bencana yang bersifat perorangan seperti rumah warga yang ambruk akibat angin kencang atau hujan, anggaran itu dikeluarkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon.

Penggunaan anggaran untuk korban secara individu semacam itu, tidak boleh lebih dari anggaran yang direncanakan.

Menurut dia, pengelolaan anggaran itupun mempunyai mekanismenya masing-masing.

"Karena semua ada aturannya seperti laporan penggunaan keuangan," kata Agung Firmansyah.

Diketahui, anggaran penanggulangan bencana tersebut meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 5 miliar. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved