Breaking News:

Tidak Kapok Nenek 55 Tahun di Surabaya Ini Kepergok Nyopet Lagi, Padahal Pernah Dijebloskan Penjara

Ia bahkan sempat menjalani hukuman penjara dengan kasus pencurian dan pencopetan sebanyak lima kali.

Editor: Mumu Mujahidin
ist
Ilustrasi - Borgol 

"Kalau berhasil ya saya jual. Kemarin yang di TP (tunjungan plaza) dapat Vivo saya jual Rp 600.000," tambah Soeprapti.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Dwi Kennardi mengungkapkan, pelaku menggunakan pakaian sebagai penutup tangan kirinya.

"Setelah dekat dengan korban, tersangka ini menutupi tangan kirinya menggunakan pakaian yang ada di toko," kata Iptu Dwi Kennardi

"Semacam berpura-pura memilih pakaian. Tapi tangan kirinya, merogoh tas korban yang terbuka dan mengambil handponenya," sambung dia.

Ribuan Penumpang Berebut Masuk ke Dalam Kapal, Satu Gadis Muda Pingsan di Pelabuhan Kalianget

Bisa Tiduri 8 Wanita Semalam, Berikut Deretan Pria yang Punya Banyak Istri Tercatat dalam Sejarah

Copet Modus Muntahi Korbannya

Seorang pria bernama Sugeng Prayitno (55), warga Jalan Ratna, Kota Surabaya, menjadi korban pencopetan.

Ia dicopet saat berada di sebuah angkutan kota atau angkot, Minggu (22/9/2019) pukul 05.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Ipda Hedjen mengatakan, aksi tersebut dilakukan dua orang.

Menurut Ipda Hedjen, dua orang pelaku memiliki tugasnya masing-masing.

Tersangka Abdul Rokib (37), bertugas sebagai eksekutor.

Kecopetan dompet
Kecopetan dompet (Kompas.com)

Sedangkan satu pelaku lainnya, Giono (DPO) bertugas sebagai mengalihkan perhatian korban.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved