Lusa Masuk Sekolah, Anak-anak Korban Banjir di Pajagalan KBB Tak Punya Seragam Sekolah

untuk siaga jangka panjang ini difokuskan terhadap meterial bangunan seperti perbaikan tanggul dan rumah warga yang rusak ringan, sedang dan berat.

Lusa Masuk Sekolah, Anak-anak Korban Banjir di Pajagalan KBB Tak Punya Seragam Sekolah
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi di Kampung Pajagalan, RT 05/02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pascabanjir bandang, Kamis (2/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Anak-anak yang terdampak banjir bandang di Kampung Pajagalan, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat membutuhkan seragam sekolah menjelang masuk tahun ajaran 2020.

Dua hari lagi, mereka yang terdampak banjir bandang mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Skeolah Menengah Atas (SMA) harus segera menyiapkan keperluan sekolahnya seperti buku, tas, seragam dan sepatu.

Anggota Tagana KBB, Deni mengatakan untuk keperluan makanan dan pakaian di Kampung Pajagalan KBB ini sudah tercukupi namun perihal seragam sekolah bagi anak anak di sini masih kurang.

"Pakaian sekolah masih kurang di sini bantuannya, karena kan sebentar lagi sekolah," ujar Deni dilokasi, Sabtu (4/2/2020).

Menurutnya keperluan untuk anak sekolah di fase siaga bencana tanggap jangka panjang, yang dibutuhkan para orangtua di sini keperluan sekolah anaknya.

Meskipun pihaknya masih menerima bantuan lainnya berupa makanan dan perlengkapan rumah tangga lainnya seperti kasur dan karpet.

Gara-gara Memarahi Menantunya, Seorang Bapak Dianiaya Anak Kandung Sampai Tewas

Rizky Febian Ternyata Sudah Punya Firasat Bakal Ditinggalkan Mamah Lina, Ibunya Bicara Soal Surga

Pihaknya untuk siaga jangka panjang ini difokuskan terhadap meterial bangunan seperti perbaikan tanggul dan rumah warga yang rusak ringan, sedang dan berat.

Sementara itu, warga Eni (35) mengatakan kondisi pasca banjir bandang menimpa rumahnya perlengkapan dirumahnya tak ada satupun yang bisa terselamatkan, termasuk perlengkapan sekolah anaknya.

"Ya gimana habis semua kena banjir, tv, pakaian bahkan perlengkapan sekolah kedua anak saya kena juga, saya bingung harus gimana," ujar Eni.

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved