Angin Kencang Mengamuk di Tambaksari, Rusak 56 Rumah Warga, Juga Rusak Bangunan SD dan TK

ikut bergotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak akibat terjangan angin termasuk rumah Mak Cartiwi

Angin Kencang Mengamuk di Tambaksari, Rusak 56 Rumah Warga, Juga Rusak Bangunan SD dan TK
Tribun Jabar/Andri M Dani
SDN Mekarsari 4 di Dusun Samarang Desa Mekarsari Tambaksari Ciamis juga mengalami kerusakan (rusak ringan) akibat angin kencang, Jumat (3/1). 

Laporan Wartawan Tribun, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Total bangunan yang rusak akibat terjangan angin kencang menyertai hujan lebat di Desa Mekarsari Kecamatan Tambaksari Ciamis, Jumat (3/1) sore sebanyak 58 bangunan.

Tidak hanya rumah warga tetapi juga dua bangunan sekolah yakni SDN 4 Mekarsari dan TK di Dusun Samarang Desa Mekarsari.  Sedangkan 56 rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang tersebut tersebar di Dusun Linggaharja  dan Dusun Samarang.

“Kedua bangunan sekolah tersebut rusak ringan. Seperti SDN 4 Mekarsari hanya rusak bagian atap WC dan perpustakaan. Jadi tidak akan menganggu proses belajar mengajar. Senin (6/1) kan sudah mulai masuk sekolah setelah libur. Kegatan belajar tidak terganggu,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalahkar) BPBD Ciamis, Drs HM Soekiman kepada Tribun, Sabtu (4/1).

Bagian atap WC maupun perpustakaan SDN 4 Mekarsari yang rusak diterjang angin kencang tersebut kata Soekiman sudah diperbaiki secara gotong royong oleh warga dan petugas pada Sabtu (4/1) siang.

Dari 56 rumah warga yang rusak diterjang angin kencang Jumat (3/1) sore menurut Soekiman sebanyak 8 rumah mengalami rusak berat akibat diterjang pohon rubuh. Berikutnya 22 rumah mengalami rusak sedang dan 26 rumah lainnya rusak ringan.

Delapan rumah yang rusak berat tertimpa pohon masing-masing rumah  Carwi, Carti, Cartiwi dan rumah Samji di Dusun Linggaharja.  Sedangkan di Dusun Samarang meliputi rumah Ano Fatul Munir, Otoy Wastar, Karto dan rumah Raswan.

Sule Baru Sadar Firasat Kematian Mantan Istrinya Persis Saat Ayahnya Meninggal Dunia, Ini Firasatnya

Rizky Febian Ternyata Sudah Punya Firasat Bakal Ditinggalkan Mamah Lina, Ibunya Bicara Soal Surga

Rumah yang mengalami kerusakan paling parah adalah rumah yang dihuni Mak Cartiwi di Dusun Linggaharja Rt 06 RW 02 Desa Mekarsari. Rumah janda tua tersebut porak-poranda bagian atapnya diterjang dua pohon yang rubuh sekaligus yakni pohon petai dan pohon albasia.

“Mak Cartiwi-nya selamat. Sekarang mengungsi ke rumah saudaranya di dusun yang sama,” kata Drs HM Soekiman.

Rumah Mak Cartiwi tersebut Sabtu (3/1) siang diperbaiki secara gotong royong oleh warga dan anggota Polres Ciamis serta anggota TNI/Kodim 0613 Ciamis. Mak Cartiwi satu-satunya korban angin kencang yang mengungsi.

Tak Terima Prabowo Dibilang Lembek Tangani China di Natuna, Dahnil: PKS Ingin Men-down Grade Menhan

Pulang dari Hotel dengan Pacar, Gadis Ini Terus Geleng-geleng Kepala, Ternyata Gunakan Narkoba

Jajaran Polres Ciamis yang dipimpin Kabagops Kompol Sumari hadir di lokasi Sabtu (4/1) siang tidak hanya menyerahkan bantuan sembako untuk korban angin kencang.

Tetapi juga ikut bergotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak akibat terjangan angin termasuk rumah Mak Cartiwi. Jajaran Kodim 0613 Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk korban angin kencang.

Sementara Kalahkar BPBD Ciamis Drs HM Soekiman menyerahkan bantuan sembako dari Bupati Ciamis untuk korban angin kencang di Desa Mekarsari tersebut.

“Satgas Pusdalops BPBD Ciamis dan Tagana sudah berada di lokasi sejak Jumat (3/1) sore bersama warga  menyingkirkan puing-puing pohon rubuh menimpa rumah warga,” ujar Soekiman. (*) 

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved